Kategori sastra

Mimpi Sejati sang Astronot Perempuan

Kabut pagi tampak masih menyelimuti bumi. Dinginnya udara luar kini terasa menusuk tulang seiring adzan subuh yang berkumandang. Zeta kembali menarik selimutnya karena enggan untuk sekadar membuka mata. Namun, sayup-sayup suara ibu yang memanggil,...

Siapa yang Peduli Pancasila

Oleh : Alifa Salsabilla Siapa yang peduli PancasilaPancakrama dalam buku SutasomaLandasan teologis pilar bernegaraKebebasan dan toleransi beragama Sila mana yang kau bacaMata rantai segi empat dan lingkaranSaling berikatan membentuk kesatuanTak pandang suku, ras, bahkan...

Lebaran Virtual yang Menenangkan

14 Mei 2021 Suara takbir bergema, seruan pujian kepada Sang Pencipta seakan-akan saling bersaut-sautan merayakan hari kemenangan di pagi nan cerah. Hari ini seluruh penduduk Desa Sukajaya tampak bersemangat menyambut hari Raya Idul Fitri...

FAJAR 1/365

Oleh : Manda Fajar 1/365 Terseok sudah, lalu sigap beranjak dari beranda.Meliuk menyapa pada tagar orang tegar.Mereka bilang, Ambisinya lenyap dimakan tahun introvert, begitu pasalnya. Fajar 1/365Perihal menyesal, mereka banyak akui. Api yang hilang...

Mimpi sang Violinist

Oleh: Ririn Anjarwati 29 Desember 2020 Hari yang cerah tapi rupanya tak dirasakan oleh seorang gadis dengan potongan rambut pendek sebahu yang tengah duduk menopang dagu di kamarnya. Dia Kanin Anindya atau sering dipanggil...

Retorika Peta Persebaran Petaka

Oleh : Aida Farzanah Zaman nirleka bertransisi abad digitalPernahkah mencuat sebuah tanya?Era kini bersinggung ihwal Ibu PertiwiPersoalan pelik yang kian menjerat Membawa bangsa kita dalam fase suramPermasalahan yang kian menghantuiDimulai dari rendahnya taraf perekonomianInflasi...

Abnus

Oleh : Roihanatul Fatihati Gumulan asap Keringkan rabas Kobarkan tabun Menjunjung umbu Abonemen berupa puja Sangkala duka kerajaan Marah tumbuhkan gagai Tekad bagak pun mulai Friksi takdir membuat proteksi Provokasi perang penyebab delusi Kebul...

Sedang Menertawakan Pertiwi

Oleh: Entilupaa Masih kutatap senja hari ini. Menikmati riuh kota berlatar deruan Honda, teriakan petugas parkir, seruan supir angkot, hingga jerit tangis tak bertepi. Masih kutatap senja hari ini. Ia seperti sedang menertawakan pertiwi....

0

Kita Abadikan Malam Ini

  Oleh: Entilupaa Jika debat dan curhat hanyalah sebuah formalitas, Takkan ada rasa sakit yang tak berujung. Menganga lebar tanpa niat jahitan Nyata. Mungkin hanya sebuah rangkaian kalimat sementara. Namun berhasil meruntuhkan sendi pilar...

0

Bait Pengingat

Karya : Tami Andai mereka ada sekarang Kita pasti berterima kasih tak teruraikan Getir perjuangan mereka dalam penuh kekurangan Bukan alasan berhenti demi bangkitnya pergerakan Andai mereka ada sekarang Udara makmur Negeri yang lega...