Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
sastra – Laman 2 – LPM Dimensi

Kategori sastra

Kabut Misteri

Oleh : Arifiani Kusuma Sakti Pagi seterang ini pernah menjadi pagi yang sangat gelapTatkala nafas berganti duka dalam sekejapTak terduga, semalam meruah penghianat yang menyelinapHingga nyawa manusiapun ikut lenyap Kala itu, penghianat negeri sedang...

Soda dan Boba

Cuaca di kala siang itu nampak begitu cerah, berbanding terbalik dengan suasana hati seorang gadis bersurai hitam sebahu yang kian mendung. Kedua matanya terlihat sembab hingga kaki yang berbalut celana bahan itu juga masih...

Mimpi Sejati sang Astronot Perempuan

Kabut pagi tampak masih menyelimuti bumi. Dinginnya udara luar kini terasa menusuk tulang seiring adzan subuh yang berkumandang. Zeta kembali menarik selimutnya karena enggan untuk sekadar membuka mata. Namun, sayup-sayup suara ibu yang memanggil,...

Siapa yang Peduli Pancasila

Oleh : Alifa Salsabilla Siapa yang peduli PancasilaPancakrama dalam buku SutasomaLandasan teologis pilar bernegaraKebebasan dan toleransi beragama Sila mana yang kau bacaMata rantai segi empat dan lingkaranSaling berikatan membentuk kesatuanTak pandang suku, ras, bahkan...

Lebaran Virtual yang Menenangkan

14 Mei 2021 Suara takbir bergema, seruan pujian kepada Sang Pencipta seakan-akan saling bersaut-sautan merayakan hari kemenangan di pagi nan cerah. Hari ini seluruh penduduk Desa Sukajaya tampak bersemangat menyambut hari Raya Idul Fitri...

FAJAR 1/365

Oleh : Manda Fajar 1/365 Terseok sudah, lalu sigap beranjak dari beranda.Meliuk menyapa pada tagar orang tegar.Mereka bilang, Ambisinya lenyap dimakan tahun introvert, begitu pasalnya. Fajar 1/365Perihal menyesal, mereka banyak akui. Api yang hilang...

Mimpi sang Violinist

Oleh: Ririn Anjarwati 29 Desember 2020 Hari yang cerah tapi rupanya tak dirasakan oleh seorang gadis dengan potongan rambut pendek sebahu yang tengah duduk menopang dagu di kamarnya. Dia Kanin Anindya atau sering dipanggil...

Retorika Peta Persebaran Petaka

Oleh : Aida Farzanah Zaman nirleka bertransisi abad digitalPernahkah mencuat sebuah tanya?Era kini bersinggung ihwal Ibu PertiwiPersoalan pelik yang kian menjerat Membawa bangsa kita dalam fase suramPermasalahan yang kian menghantuiDimulai dari rendahnya taraf perekonomianInflasi...

Abnus

Oleh : Roihanatul Fatihati Gumulan asap Keringkan rabas Kobarkan tabun Menjunjung umbu Abonemen berupa puja Sangkala duka kerajaan Marah tumbuhkan gagai Tekad bagak pun mulai Friksi takdir membuat proteksi Provokasi perang penyebab delusi Kebul...

Sedang Menertawakan Pertiwi

Oleh: Entilupaa Masih kutatap senja hari ini. Menikmati riuh kota berlatar deruan Honda, teriakan petugas parkir, seruan supir angkot, hingga jerit tangis tak bertepi. Masih kutatap senja hari ini. Ia seperti sedang menertawakan pertiwi....