Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
sastra – Laman 3 – LPM Dimensi

Kategori sastra

0

Kita Abadikan Malam Ini

  Oleh: Entilupaa Jika debat dan curhat hanyalah sebuah formalitas, Takkan ada rasa sakit yang tak berujung. Menganga lebar tanpa niat jahitan Nyata. Mungkin hanya sebuah rangkaian kalimat sementara. Namun berhasil meruntuhkan sendi pilar...

0

Bait Pengingat

Karya : Tami Andai mereka ada sekarang Kita pasti berterima kasih tak teruraikan Getir perjuangan mereka dalam penuh kekurangan Bukan alasan berhenti demi bangkitnya pergerakan Andai mereka ada sekarang Udara makmur Negeri yang lega...

1

Mesra itu Sederhana!

Kemesraan dengan pasangan hidupmu tidaklah harus muluk-muluk. Cukup dengan kau beri waktumu tuk sejenak berada di sampingnya, segala keanggunan kan terungkapkan. Bila dirimu tidak memiliki sediktpun waktu untuk itu, sekurang-kurangnya bisikkan di telinganya kalimat,...

2

Kopi

Oleh : Danganan Ghaluh   “Sudah gelas ke berapa ini, Kak?” sapanya sembari duduk di depanku memasang tampang cemberut. “Gelas pertama. Sekaligus gelas ke sekian kalinya yang kulupakan.” “Ah, jawabanmu selalu membingungkan, Kak. Kenapa...

0

Secuil Asa

Aku terasingkan Terpenjara dalam kesendirian Terselimuti kelamnya kehidupan Tergores derita luka kesalahan Dari deretan kelalaian Aku terabaikan Terjebak dalam kebungkaman Tak sanggup menahan Suara-suara nyaring cemoohan Dari lalu lalang raga berjalan Tubuh yang kian...

Harap Suara dalam Keironisan 0

Harap Suara dalam Keironisan

Keacuhan pada apa yang seharusnya diacuh Tuju akhir tahap ialah hasil Terbentuklah yang mengefek pada pijak panjang Regulasi kinerja pula opini tentangnya Bermula kala hati nurani lawan apa yang termaksud   Bak memancing di...

0

Langkahku

Meniti langkah demi langkah dengan tekad Lalui sekon demi sekon disini Di pijak sedikit asing mulanya Ialah dalam perantauanku Merindukan di tengah kehangatan keluarga Menguntai masa yang kulalui sebelum kini Kala tak perlu seperti...

0

Tol Kenangan Umi

Seluruh helai rambutnya putih. Bahkan alisnya bisa terhitung berapa helai bulu-bulunya yang hitam. Namun kulit sekitar matanya yang mengkerut sedikit tertutupi oleh kacamatanya. Mata teduhnya, hidung mancungnya, kulit beningnya, tubuh tingginya, tak dapat terelakkan...

0

Teror

Oleh: Danganan Galuh Malam itu aku pulang terlambat. Berjalan dengan jaket tebal penuh bulu. Menyusuri gedung-gedung tua yang akan roboh. Mereka sekarat pikirku. Bahkan lampu serta kelap-kelipnya tak mau menyapaku dalam gelap. Hanya lampu...

Teruntuk Pahlawanku 0

Teruntuk Pahlawanku

Karya Hanifah Sejak balita hingga ku kini Tiada lelah kau rawat serta bimbingku Meski hadir peluh tangis lelahmu karenaku Pengorbananmu tiada tandingan apapun Rasa sayangmu tiada mampu kubalas Doa dalam tangismu untuk kebahagiaanku Sungguh...