GIIAS Semarang 2026 di Mata Pengunjung: Tetap Relevan di Era Digital, Kelengkapan Unit Jadi Sorotan

Doc. Nazifa
Polines, Dimensi (06/10) – GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026 menyelenggarakan pameran kendaraan yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk melihat, memperoleh informasi, serta mencoba performanya secara langsung. Pameran tersebut berlangsung di Muladi Dome, Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada 30 September – 4 Oktober 2026. Sebanyak 19 merek kendaraan yang terdiri atas 18 merek kendaraan penumpang (mobil) dan satu merek sepeda motor berpartisipasi dalam pameran tersebut.
Otong Iskandar, pengunjung asal Brebes yang baru pertama kali hadir, menilai bahwa pameran konvensional tetap memiliki keunggulan tersendiri bagi calon pembeli. Menurutnya, meskipun harga dan detail spesifikasi saat ini dapat dicari melalui internet, informasi daring tidak memungkinkan calon pembeli untuk melihat kendaraan secara langsung. “Jika ada GIIAS seperti ini, kita bisa langsung menanyakan harga, menanyakan diskon, sekaligus melihat spesifikasi mobilnya secara langsung,” jelas Otong.
Dari sisi pilihan kendaraan, Otong menilai unit yang dipamerkan cukup lengkap serta banyak diskon yang ditawarkan. Ia menyoroti kehadiran sejumlah merek seperti Jetour, BYD, dan VinFast yang menurutnya tergolong baru.
Sementara itu, Muhammad Rasyid, pengunjung asal Kendal yang pernah menghadiri GIIAS Semarang 2024, menilai penyelenggaraan tahun ini cukup baik dengan penataan stan yang rapi. Namun, menurutnya, pameran tahun ini tidak selengkap penyelenggaraan 2024, terutama dari merek Toyota yang menjadi salah satu perhatiannya. “Ya cukup bagus sih, mbak, tapi kurang lengkap, terutama brand Toyota sih,” ujarnya. Meski demikian, Rasyid menilai harga mobil listrik yang ditawarkan cukup terjangkau dan terdapat berbagai penawaran diskon.
Penyelenggaraan di Muladi Dome, Undip, memberikan akses khusus bagi mahasiswa Undip untuk memasuki area pameran tanpa perlu membayar tiket. Melalui kerja sama dengan pihak penyelenggara, akses tersebut dapat diperoleh dengan menunjukkan kartu identitas mahasiswa. Nabila Shireen, mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Undip, mengatakan dirinya dapat menikmati pameran tanpa perlu membayar tiket. “Saya mahasiswa Undip, jadi ada penukarannya dan tidak perlu bayar,” ungkap Shireen.
Berdasarkan pantauan di lokasi, area pameran semakin ramai menjelang sore hingga malam hari. Selama pameran, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan petugas pada setiap stan untuk mendapatkan informasi mengenai kendaraan yang diminati. Informasi tersebut mencakup spesifikasi, harga, hingga penawaran yang tersedia dari masing-masing merek. Selain melihat kendaraan, pengunjung juga dapat mencoba performanya melalui fasilitas test drive dan test ride yang telah disediakan.
(Aurelia, Nanda)
kalau soal prokernya yang lentera scholarship mekanismenya gimana yaaaa, ga sempet nonton kampanye dan pemaparannya hehe.
tangkap mulyono
Mesin memang tidak bisa diatur, namun memiliki aturan tersendiri. PPM masih berjalan lancar tapi berjalan dibalik layar
Mesin memang tidak bisa diatur, namun tetap memiliki aturan tersendiri. PPM tetap berjalan namun dibalik layar
baguss lillll 👌