Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Abnus – LPM Dimensi

Abnus

Ilustrator : Safiatun

Oleh : Roihanatul Fatihati

Gumulan asap
Keringkan rabas
Kobarkan tabun
Menjunjung umbu

Abonemen berupa puja
Sangkala duka kerajaan
Marah tumbuhkan gagai
Tekad bagak pun mulai

Friksi takdir membuat proteksi
Provokasi perang penyebab delusi
Kebul arang hitamkan langit
Zenit pun tak cemerlang lagi

Aliansi lama tak bonafide
Putuskan tali perintah selisih
Genjah nan abrasikan penguasa
Satu sama lain acungkan eksodus

Mereka lupa negoisasi
Distorsi pikiran tak terkendali
Kesatria prajurit berdedikasi
Ikut perintah dari tirani

Inilah reklamasi
Inilah wujud egois
Tak terima disparitas
Namun tak ingin bernomaden

Penguasa saja tlah bebal
Memberi perintah berpialang rakyat
Cipta benci lupakan sintas
Mati demi daerah gugur demi wilayah

Mitra yang hasai
Kawan yang lalai
Malah jadi lawan
Yang sifatnya jahar

Terompet konflik ditiupkan
Pedang-pedang diayunkan
Darah nan api beriringan
Hanguskan hutan ciptakan abnus

Ejawantah nenek moyang
Ternyata merasuk kayu hutan
Menyaksikan peperangan cucu
Nan ikut terbakar bersamanya

Butala lawan menjadi vasal
Senanglah hati Yang Mulia
Padahal ia tak adiatama
Apa daya rakyat cinta dia

Sekali lagi …
Inilah reklamasi
Inilah wujud egois
Inilah butala lawan
Yang dijadikan vasal

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai