Vocatech Edufair Polines 2026: Menyongsong Masa Depan Melalui Pendidikan Vokasi

(Dok. Angga)
Polines, Dimensi (06/05) — Politeknik Negeri Semarang (Polines) telah menyelenggarakan kegiatan Vocatech Edufair 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Polines pada Selasa (05/05) lalu. Kegiatan ini menghadirkan berbagai lembaga pendidikan, perusahaan, alumni, dan program studi untuk mengenalkan dunia vokasi kepada siswa tingkat SMA. Berbagai rangkaian kegiatan diselenggarakan meliputi seminar, diskusi industri, pameran booth, hingga sharing session dari alumni dan perusahaan. Melalui kegiatan ini, Polines berupaya menjadi penghubung antara dunia pendidikan dan industri agar generasi muda lebih siap menghadapi dunia kerja.
Edufair Polines diselenggarakan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai pendidikan vokasi sekaligus membuka wawasan terkait peluang karier dan dunia industri. Zufar Ali Al Adiyat Achmad selaku project director menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dunia perkuliahan vokasi serta peluang karier setelah lulus. “Tujuan utama Edufair ini ditujukan kepada siswa tingkat SMA agar dapat memahami pendidikan vokasi dengan lebih baik,” jelasnya. Dengan mengusung tema “Start Your Future Here”, Edufair tahun ini menekankan pentingnya memulai karier sejak dini. “Masa depan merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh setiap siswa. Oleh karena itu, Polines siap menjadi landasan awal bagi mereka dalam memulai karier,” tambah Zufar.
Berbagai kegiatan menarik disajikan dalam acara ini, mulai dari seminar, diskusi industri, hingga booth jurusan, perusahaan, dan Ikatan Alumni (IKA) Polines. Salah satu daya tarik utama berasal dari booth IKA Polines yang menampilkan inovasi teknologi hasil karya alumni. Azizah dari IKA Polines menjelaskan keikutsertaan alumni untuk menunjukkan hasil nyata pendidikan di Polines. “Langkah ini sebagai branding yang menunjukkan profil alumni sebagai bentuk nyata hasil dari pendidikan di Polines,” tuturnya. Ia juga menyampaikan bahwa IKA Polines memiliki program CSR berupa beasiswa dan kegiatan lain untuk mendukung perkembangan kampus.
Pengunjung menunjukkan antusiasme yang tinggi, terutama dari siswa tingkat SMA hingga mahasiswa. Muhammad Rafli, mahasiswa jurusan Akuntansi mengaku mengikuti acara ini untuk mengeksplorasi informasi mengenai Polines maupun perusahaan yang hadir. “Kehadiran perusahaan besar dalam program ini menjadi hal yang saya minati karena peluang informasi untuk mencari kerja ke depannya,” ujarnya. Rafli juga menilai bahwa Edufair membantu dalam menentukan rencana karier. Hal ini dikarenakan pengunjung memperoleh penjelasan langsung dari perusahaan terkait program kerja dan peluang di masa depan. Ia berharap Edufair berikutnya menghadirkan lebih banyak perusahaan dan booth agar semakin menarik untuk dikunjungi. ”Saya berharap penyelenggaraan Edufair berikutnya bisa menghadirkan lebih banyak perusahaan dan booth agar semakin menarik untuk dikunjungi,” tutur Rafli. Kegiatan ini diharapkan mendorong semakin banyak siswa yang memahami pentingnya pendidikan vokasi sebagai persiapan masa depan dan jembatan menuju dunia kerja.
(Nadina)
tangkap mulyono
Mesin memang tidak bisa diatur, namun memiliki aturan tersendiri. PPM masih berjalan lancar tapi berjalan dibalik layar
Mesin memang tidak bisa diatur, namun tetap memiliki aturan tersendiri. PPM tetap berjalan namun dibalik layar
baguss lillll 👌
Font artikel lpm tipis banget, warnanya juga tidak hitam