Larang Dokumentasi Hingga Sanksi Menyita Perangkat, Panitia MUNAS BEM SI Buka Suara?

Ilustrasi: Tim Redaksi

Polines, Dimensi (02/08) – Panitia pelaksana Musyawarah Nasional (MUNAS) BEM SI ke-19 di Politeknik Negeri Semarang (POLINES) memilih bersikap tertutup pada hari terakhir rangkaian sidang, Sabtu (01/08). Pihak panitia membatasi akses informasi dengan menolak permohonan liputan langsung maupun wawancara dari Tim Redaksi LPM Dimensi. Selain itu, panitia juga melarang seluruh pihak mengambil dokumentasi berupa foto maupun video. Langkah ini diambil dengan dalih mencegah tersebarnya rekaman dinamika sidang ke media sosial.

Sikap tertutup tersebut terungkap saat Tim Redaksi LPM Dimensi menerima informasi mengenai polemik di dalam ruang sidang pada hari ke-5, Jumat (31/07) dan berupaya melakukan wawancara langsung untuk mendapatkan konfirmasi resmi. Permohonan izin liputan dan wawancara ditolak oleh panitia atas arahan ketua pelaksana. Panitia lain pun enggan memberikan keterangan tanpa persetujuan dari ketua pelaksana tersebut. Panitia menyatakan bahwa wawancara dapat dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Namun, saat dimintai kepastian waktu selesainya kegiatan, panitia tidak dapat memberikan kepastian karena alur sidang pemilihan Koordinator Pusat (Korpus) mengalami kendala sehingga prosesnya menyita waktu lebih lama.

Ketegangan sempat terjadi di halaman Gedung Kuliah Terpadu (GKT) pada Sabtu (01/08), sebelum akhirnya diredam oleh tim keamanan. Saat tim redaksi berupaya menggali informasi terkait insiden tersebut, petugas keamanan justru mendatangi dan memeriksa ponsel tim redaksi seraya menegaskan adanya larangan pengambilan dokumentasi. Panitia yang berada di sekitar lokasi juga mengimbau tim redaksi agar tidak mengambil dokumentasi dalam bentuk apa pun.

Berdasarkan penelusuran informasi, aturan ketat mengenai larangan dokumentasi ini berlaku bagi seluruh pihak, baik peserta, panitia, maupun tim keamanan. Kebijakan tegas ini dipicu oleh insiden pada hari ke-3 sidang, Rabu (29/07), saat rekaman ketegangan sidang tersebar luas di media sosial dan dinilai merusak citra BEM SI serta POLINES selaku tuan rumah. Ketegangan kembali memuncak pada hari ke-5, diduga akibat ulah oknum pihak luar yang mencoba menerobos masuk saat penentuan Korpus hingga merusak fasilitas kampus. Hal itulah yang mendorong panitia memperketat pengawasan dokumentasi, dan memberikan sanksi penyitaan perangkat bagi siapa pun yang merekam atau memotret forum pada hari terakhir.

Meskipun dihadapkan pada penolakan wawancara, larangan dokumentasi, dan keamanan di lokasi, Tim Redaksi LPM Dimensi tetap melanjutkan proses peliputan. Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih terus berupaya meminta konfirmasi dan keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait ketegangan selama sidang serta pembatasan akses informasi publik tersebut.

(Tim Redaksi)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *