Hadirkan Sesi “Kisah Sukses Alumni” di Hari Pertama , WaRNA Polines 2026 Beri Pembekalan Baru bagi Maba

Narasumber memberikan materi tentang tips dan trik untuk sukses berkarir di luar negeri
Dok. Rafi

Polines, Dimensi (13/08) – Sesi “Kisah Sukses Alumni” telah dilaksanakan dalam rangkaian hari pertama Wawasan Almamater dan Orientasi Akademik (WaRNA) 2026 pada Selasa (11/08) di Gedung Serba Guna (GSG) Polines. Sesi ini menjadi inovasi baru pada rangkaian kegiatan inti WaRNA tahun ini, yang diikuti sekitar 1.400 mahasiswa baru (maba) dalam tiap sesi atau setengah dari total 2.800 peserta. Kegiatan tersebut berlangsung secara bergantian dalam dua sesi, yakni pukul 09.55–10.55 dan 15.15–16.15, menyesuaikan skema mobilisasi peserta antara GSG dan Lapangan Hijau.

Ketua WaRNA 2026, Ilham Sayekti, mengungkapkan sesi ini dihadirkan untuk memotivasi maba agar lebih bersemangat menjalani perkuliahan di Polines. “Yang berbeda dari tahun ini adalah kisah sukses dari alumni yang sebelumnya tidak ada. Fungsinya untuk memotivasi maba supaya lebih semangat kuliah di Polines,” ungkapnya.

Sementara itu, Renaldi selaku Wakil Ketua Pelaksana WaRNA 2026 menjelaskan bahwa sesi Kisah Sukses Alumni merupakan usulan dari institusi. “Kita mengundang alumni untuk memberikan materi”, ujarnya. Aslam selaku Ketua Pelaksana 2026 juga menambahkan bahwa pemilihan narasumber dilakukan langsung oleh institusi. “Pemilihan pemateri kisah sukses alumni yang menentukan dari institusi,” ucapnya. 

Untuk mengisi sesi tersebut, institusi menghadirkan dua alumni, yakni Bagus Yunanto dari Jurusan Teknik Elektro yang berkarir menjadi dosen Polines dan Fadil dari Jurusan Teknik Mesin yang kini berkarier di PT Indonesia Power. Ilham menjelaskan bahwa kedua alumni tersebut dipilih karena mudah dihubungi dan berdomisili di Semarang. “Direktur meminta pemateri dari alumni, kebetulan yang mudah untuk berkomunikasi Pak Bagus dari Elektro. Kemudian untuk Mesin itu dipilih dari Mesin, ketemu Pak Fadil. Kemudian, yang dipilih memang yang di Semarang biar tidak memberatkan,” jelasnya.

Bagus Yunanto selaku salah satu pemateri “Kisah Sukses Alumni” membagikan pengalamannya selama menjadi mahasiswa, salah satunya ketika bergabung dalam tim robot. Dalam materinya, ia memaparkan tiga prospek lulusan politeknik kepada maba, yakni siap kerja, studi lanjut, dan siap berdampak bagi masyarakat. “Secara umum ada tiga, yaitu siap kerja, siap studi lanjut, dan juga berdampak untuk masyarakat,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan hard skill dan soft skill sebagai bekal mahasiswa setelah lulus. “Selama di Politeknik kalian bukan hanya sebatas mengejar nilai, tapi juga harus mengembangkan hard skill dan soft skill untuk bekal siap kerja maupun studi lanjut,” ujarnya.

Dengan adanya sesi tersebut, Ilham berharap program motivasi alumni ini dapat diteruskan dan diperluas jangkauannya, sehingga dapat menghadirkan perwakilan alumni dari kelima jurusan di Polines. “Harapannya kelima jurusan dapat terwakili oleh alumni masing-masing jurusan,” ungkapnya. Sementara itu, Bagus turut berharap sesi ini dapat membuka wawasan maba bahwa lulusan Polines memiliki peluang karier yang luas. “Kita harus punya mindset bahwa lulus dari Polines kita harus bisa bekerja di global,” ujarnya. 

(Aurelia, Wilda) 

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *