Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
“Anak Hilang” Beredar via SMS – LPM Dimensi

“Anak Hilang” Beredar via SMS

Polines, DIMENSI (22/03) – SMS “anak hilang” yang beredar akhir-akhir ini di kalangan mahasiswa Polines ditengarai sebagai kampanye terselebung menjelang pemira 2012. Belum diketahui secara pasti asal dari pesan singkat tersebut dan sejak kapan beredar.
Dalam pesan itu disebutkan nama seorang mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Prodi Telekomunikasi kelas 2, yaitu Ilzaam.  Disebutkan pula ciri-cirinya, bukan ciri-ciri fisik melainkan sifat baiknya seperti pintar dan aktifis organisasi.  Setelah ditelusuri, ternyata nama tersebut merupakan salah satu kandidat Presma periode 2012-2013.
                Pesan singkat yang beredar via telepon selular itu cukup membuat mahasiswa yang menerimanya bertanya-tanya. Ada yang mengira bahwa Ilzaam benar-benar hilang, namun tak sedikit pula yang merasa ada maksud tertentu dibalik sms itu.  Karena pada hari Kamis (22/03), salah seorang mahasiswa Jurusan Teknik Elektro menyatakan bahwa ia melihat Ilzaam masuk kuliah.    Nomor yang tertera dalam pesan tersebut juga tak menanggapi ketika dikonfirmasi.  Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro, Arif Rosyadi Abdullah, mengatakan bahwa beredarnya SMS tersebut sudah sejak awal minggu ini, namun ia tak mengetahui asalnya. “Kalau sumbernya sendiri agak susah untuk dilacak, karena saya dapat dari sumber yang kesekian. Ada beberapa nomor yang saya dapat tapi memang tidak saya kenal.”
                Muchlisin, presma periode 2011-2012 juga mengetahui beredarnya sms tersebut meski belum mendapatkan secara langsung.  Menurutnya tindakan itu adalah salah satu bentuk pelanggaran petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) pemilu, karena berkampanye sebelum saatnya. Kampanye dijadwalkan baru dimulai Senin (26/03). “Namun keputusannya tetap ada di KPR, tindakan apa yang akan dilakukan terkait kasus ini.”
                Komisi Pemilu Raya (KPR) pun membenarkan tentang beredarnya sms kampanye tersebut. Alvin, Ketua KPR 2012 menyatakan, “Memang itu kampanye, sudah kelihatan dari smsnya.  Isi SMS tersebut seolah kan ingin mengenalkan sosok Ilzaam kepada kita. Saat ini kita juga sedang menelusuri asal muasalnya. Apa benar itu dari pihak tim sukses Ilzaam, bisa juga itu dibuat oleh pihak-pihak yang ingin menjegalnya.  Untuk itu kita masih perlu menelusurinya.”
                Alvin menambahkan, bila memang itu benar berasal dari pihak Ilzaam, maka KPR akan memberi peringatan.  Peringatan hingga tiga kali membuat calon terkena sanksi pertama, yaitu hasil suaranya dipotong 25%. “Kalo sms itu bkan saya yg bkin dan bkan jg saya yg nybar..” tulis Ilzaam ketika dimintai keterangan via sms.  Ilzaam sendiri merupakan capresma yang mengandeng Fadlan, aktivis BPM yang juga mahasiswa Jurusan Teknik Mesin, sebagai cawapresnya. [bell]
Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *