Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
KM Hari Pertama : LPJ BPM Tuai Pembahasan Alot – LPM Dimensi

KM Hari Pertama : LPJ BPM Tuai Pembahasan Alot

Berlangsungnya Kongres Mahasiswa 2021 secara daring
Dok. Mahesti

Polines, Dimensi (11/07) – Kongres Mahasiswa (KM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Politeknik Negeri Semarang (Polines) tahun 2021 dilaksanakan secara daring melalui Platform Zoom Meeting pada Sabtu-Minggu (10-11/07). KM hari pertama diakhiri dengan kesepakatan scorsing Sidang Pleno V, yang sebelumnya telah diterima sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) yang sempat menuai pembahasan alot. Hal ini dikarenakan transaparansi BPM dinilai kurang memuaskan oleh beberapa pihak.

Setelah pihak BPM memaparkan LPJ, muncul pertanyaan dari Candrasa Wira, salah seorang peserta peninjau, terkait penggunaan dana saving BPM untuk keperluan administrasi Gedung PKM. “Mohon diperjalas dana saving-nya di LPJ agar kami bisa memperkirakan,” ungkapnya. Lili Saputri, anggota Badan Anggaran (Banggar) BPM Polines 2020/2021 menjelaskan bahwa Ormawa dapat mengajukan dana sisa sesuai hasil forum Musyawarah Pendanaan Ormawa (MPO). “Ormawa bisa mengajukan dengan menggunakan dana sisa namun tetap harus sesuai dengan forum MPO,” jelasnya. Lebih lanjut, Herman Firman selaku anggota Banggar BPM Polines 2020/2021 juga menjelaskan terkait kejelasan dari sisa dana saving tersebut. “Sisa dana saving akan masuk ke periode berikutnya,” jelasnya.

Di samping itu, forum juga mempertanyakan terkait kejelasan draft LPJ BPM. Fa’izal Zuhdi, selaku ketua BPM menjelaskan bahwa catatan tersebut sudah ada tetapi memang belum selesai. Hal ini dikarenakan ada beberapa proker BPM yang belum selesai dan belum diterimanya format draft dari institusi. Ia juga menyarankan agar mahasiswa dapat melihat transparansi dana melalui akun instagram BPM, “Setiap rincian dana yang dikeluarkan untuk proker sudah kami publikasikan dengan jelas dan rinci di akun instagram kami,” ujar Fa’izal.

Setelah menyoroti transparansi anggaran BPM, kejelasan fungsi pengawasan BPM juga disinggung dalam pembahasan forum. Salah satu peserta peninjau, Irhas Reza, berharap agar fungsi pengawasan BPM dapat lebih ditingkatkan lagi. “Rekomendasi dari saya agar BPM dapat memperbaiki fungsi pengawasan dan lebih merangkul ormawa,” tuturnya. Tak hanya dari sisi anggaran dan pengawasan, perihal pertanggungjawaban Program Legislasi Kampus (Prolekum), juga turut disinggung. Lebih lanjut Audy Zacki, salah satu peserta peninjau, meminta agar BPM ke depannya lebih memfokuskan pada prolekum yang dianggap prioritas. “Untuk BPM di tahun selanjutnya agar lebih memfokuskan pada Prolekum yang dianggap prioritas,” jelasnya.

Pada akhirnya, sidang LPJ BPM disepakati forum untuk diterima dan diakhiri pembahasannya. Meski masih menuai kontroversi dari peserta peninjau. KM dilanjutkan dengan pembukaan Sidang Pleno V pembahasan Rencana Srategis (Renstra) jangka menengah pada pukul 00.50 WIB. Namun, pada pukul 01.32 WIB forum sepakat untuk scorsing sidang sampai pada pukul 08.00 WIB di KM hari kedua.

(Mahesti, Tania)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai