Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kali Pertama Dilaksanakan Daring, Polines Jadi Tuan Rumah NPEO Ke-8 – LPM Dimensi

Kali Pertama Dilaksanakan Daring, Polines Jadi Tuan Rumah NPEO Ke-8

Pelaksanaan NPEO ke-8 melalui platform Zoom Meeting
Dok. Pribadi

Polines, Dimensi (15/06) – Tuk pertama kalinya National Polytechnic English Olympics (NPEO) ke-8 dilaksanakan secara daring, dengan Politeknik Negeri Semarang (Polines) sebagai tuan rumah. Acara yang digelar pada Selasa (15/06) hingga Kamis (17/06) melalui platform Zoom Meeting ini, bertempat di Gedung Kerja Sama Lantai 3 Polines sebagai pusat server.

Meskipun dilaksanakan daring, hal ini tidak menyurutkan antuasisme para peserta. Sri Rahayu Zees, ketua pelaksana NPEO 2021 setuju dengan hal tersebut. “Meskipun daring, tetap tidak menyurutkan antusiasme dari peserta,” ungkap Zees. Ia juga menambahkan bahwa antusiasme peserta dibuktikan dengan banyaknya pendaftar, yaitu debate dengan 36 tim, news casting 63 peserta dari 37 institusi, writing 49 peserta dari 29 institusi, story telling 72 peserta dari 45 institusi, dan speech 72 peserta dari 43 institusi. “Jadi, total ada 52 institusi 328 peserta yang berpartisipasi,” imbuhnya. Selain itu, Zees juga mengungkapkan bahwasanya yang berbeda dari tahun ini yaitu dari segi babak. “Tahun ini terdapat dua babak yaitu dummy round yang dilaksanakan pada Minggu hingga Rabu (23/05-26/05) dan babak lomba itu sendiri,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Gaining Language Competence for Better life”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman lebih terhadap kemajuan teknologi serta dapat mengembangkan kemampuan bahasa, komunikasi, dan kecerdasan mahasiswa politeknik. Terkait dengan hal tesebut, demi kelancaran acara Polines pun gandeng dua universitas untuk membuat dan menyusun program NPEO 2021. “Polines menggandeng IT dari Universitas Bina Nusantara (Binus) dan Universitas Indonesia (UI) untuk membuat dan menyusun program NPEO secara daring,” jelas Zees.

Kendati demikian, tak dipungkiri bahwa dalam persiapan NPEO 2021 terdapat beberapa kendala. Hal ini selaras dengan pernyataan Fikri selaku koordinator panitia dari Polytechnic English Conversation Club (PECC), menerangkan kendala jaringan yang dialami. “Kendala yang dialami ketika pelaksanaan dummy round yaitu kendala jaringan dan terdapat peserta yang kurang menguasai teknologi, namun kendala tersebut telah diatasi,” terang Fikri.

Terlepas dari hal tersebut, Febri Suryo selaku mahasiswa Polines perwakilan dari cabang lomba speech mengungkapkan harapannya untuk pelaksanaan NPEO 2021. “Harapannya semoga NPEO 2021 berjalan dengan lancar, sportif, dan tidak ada kendala server” ujar Febri. Begitu juga dengan Zees, dia berharap agar semua yang bertugas tetap terjaga kesehatannya. “Karena sebelumnya telah dilakukan tes swab antigen, maka diharapkan kesehatan petugas dapat terjaga,” pungkas Zees.

(Arifiani, Reitha)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai