Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Kenali Paham Stoikisme, Tuk Capai Kebahagiaan – LPM Dimensi

Kenali Paham Stoikisme, Tuk Capai Kebahagiaan

Sumber: pinterest.com

Tahukah Sahabat Dims, bahwa kebahagiaan dapat diciptakan oleh diri sendiri? Hal itulah yang dianut dalam paham Stoikisme. Dalam Bahasa Yunani paham tersebut dikenal dengan nama Stoa, yang muncul pada abad ke-3 Sebelum Masehi (SM). Paham ini mengajarkan manusia untuk menghindari pikiran-pikiran negatif yang dapat menimbulkan stres, serta ikhlas dalam menerima kenyataan. Selain itu, Stoikisme juga mengajarkan cara untuk mengendalikan emosi dan manajemen waktu yang baik. Jadi, melalui paham ini difokuskan untuk meraih apa yang diinginkan, tidak mudah larut dalam masalah, hingga meningkatkan kepercayaan dan cinta terhadap diri sendiri.

Dari manfaat-manfaat tersebut, bagaimana sih cara untuk menerapkan paham ini? Yuk, simak tips berikut!

1. Meminimalkan ekspektasi

Saat Sahabat Dims memiliki ekspektasi yang tinggi, maka cenderung lebih bersemangat untuk mencapai apa yang diusahakan. Tetapi, saat hal itu berakhir dengan kegagalan, pasti akan merasa lebih terpuruk. Untuk mencegah hal tersebut, Sahabat Dims sebaiknya berusaha secara maksimal, namun jangan terlalu berekspektasi tinggi.

2. Hindari hal di luar kendali

Banyak faktor di luar kendali yang terkadang membuat rencana Sahabat Dims menjadi berantakan dan bahkan gagal. Misalnya, cuaca yang buruk, ban sepeda motor yang kempis, serta hal buruk lainnya. Hal itu sering kali membuat uring-uringan karena hanya berfokus dengan yang dialami, bukan pada hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak buruk dari kejadian di luar kendali.

3. Lebih banyak mendengarkan

Dengan mendengarkan cerita orang-orang di sekeliling kita, Sahabat Dims akan tahu apa saja hal-hal yang telah mereka alami dan tanpa sadar akan ikut bercerita. Di samping itu, Sahabat Dims juga akan mengetahui pemikiran orang lain yang mungkin berbeda, sehingga dapat mempelajarinya.

4. Redam gangguan dan tenangkan pikiran

Dalam berinteraksi dengan sesama, seringkali terdapat hal-hal yang memicu emosi. Salah satu contohnya yaitu, ketika ada teman yang tiba-tiba menghilang saat mengerjakan tugas kelompok. Sahabat Dims punya pilihan nih, untuk bersikap tenang atau meluapkan kemarahan. Namun, ketika Sahabat Dims bersikap lebih tenang, maka akan mudah dalam menyelesaikan masalah tersebut.

5. Terima kekurangan dan cintai diri sendiri

Hal yang paling penting adalah menerima kekurangan dan meningkatkan cinta terhadap diri sendiri. Dengan begitu, Sahabat Dims tidak akan terpengaruh saat ada yang berusaha menjatuhkan mental atas kelemahan yang Sahabat Dims miliki.

Untuk memulai langkah di atas, memang diperlukan usaha dan kesabaran yang lebih. Namun, percayalah bahwa semua tak akan berakhir sia-sia. Dengan ketekunan, Sahabat Dims pasti bisa melakukannya!

(Nadlia)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *