Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Adakan Hingga Tiga Kali Perpanjangan, Target Calon Pemira Tetap Tidak Terpenuhi – LPM Dimensi

Adakan Hingga Tiga Kali Perpanjangan, Target Calon Pemira Tetap Tidak Terpenuhi

Pamflet Perpanjangan Pemira 2021

Polines, Dimensi (10/03) – Perpanjangan pendaftaran calon anggota Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Politeknik Negeri Semarang (Polines) serta pasangan calon Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) 2021 kembali dibuka untuk ketiga kalinya pada Senin-Rabu (08-10/03). Perpanjangan ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut dari Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang telah dilakukan pada Sabtu (27/02) lalu. Hal ini dikarenakan dalam masa perpanjangan pendaftaran dari Senin-Minggu (01-07/03), calon pendaftar Pemilihan Raya (Pemira) masih belum terpenuhi. Hingga artikel ini diterbitkan, terdapat tiga jurusan yang masih belum memenuhi target minimal calon anggota BPM dari yang ditetapkan Komisi Pemilihan Raya (KPR).

Berdasarkan data yang telah dihimpun oleh KPR per Rabu (10/03), pendaftar Pemira 2021 terdiri atas: 7 orang dari Jurusan Akuntansi; 7 orang dari Jurusan Teknik Mesin; 5 orang dari Jurusan Teknik Sipil; 5 orang dari Jurusan Teknik Elektro; 4 orang dari Jurusan Administrasi Bisnis; serta sudah ada 2 pasangan calon Presma Wapresma. Menanggapi adanya jumlah pendaftar yang masih di bawah target, Adhitya Putra selaku Ketua KPR 2021 mengungkapkan jika rencananya akan diadakan Muslub lanjutan. “Berdasarkan ketetapan dalam Muslub Sabtu (27/02) kemarin, apabila ada indikasi melanggar Undang-Undang Pemira sampai Rabu (10/03), maka akan diadakan Muslub lanjutan,” ujar Adhitya.

Sehubungan dengan data pendaftar Pemira 2021 tersebut, Rafie Yogandaru selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HMAB) menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memenuhi batas minimal pendaftar. Namun, hingga saat ini masih nihil, tidak ada peningkatan pendaftar. “Saya sudah terjun ke personalia HMAB, melobi pada saat konseling, melalui perwakilan kelas, mengajak anak-anak organisasi juga, namun masih nihil,” ujar Rafie. Senada dengan Rafie, Hanief Bhisma, Ketua Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) juga menuturkan telah melakukan sosialisasi. Namun respons mahasiswa masih kurang. “Sudah ada sosialisasi dari jauh hari, tapi respons dari mayoritas mahasiswa Teknik Sipil memang belum minat,” ujar Hanief.

Abil Aprillianto selaku Ketua Komisi III BPM Polines angkat bicara menanggapi adanya perpanjangan pendaftaran Pemira hingga ketiga kalinya dan masih belum terpenuhinya target calon. Sesuai dengan Ketetapan Hasil Muslub poin ke-tujuh, yakni merekomendasikan kepada KPR untuk merelaksasikan kebijakan syarat khusus yang harus dipenuhi selama pendaftaran. Sehingga, batas minimal pendaftar sebanyak 7 orang untuk calon BPM setiap jurusan dapat diturunkan jumlahnya sesuai dengan keputusan KPR. “Salah satu keputusan di Muslub yaitu KPR dapat melonggarkan peraturannya, tergantung KPR menurunkan menjadi 5 atau 6 orang calon pendaftar,” jelas Abil.

Menanggapi hal tersebut, Adhitya menerangkan adanya kemungkinan untuk mengurangi jumlah minimal pendaftar. “Ada kemungkinan untuk merelaksasi jumlah minimal pendaftar. Sedangkan batas minimalnya sedang kami bahas,” ungkap Adhitya. Ia juga menambahkan bahwa KPR tetap berusaha agar sampai batas akhir pendaftaran, jumlah target terpenuhi. Abil menyampaikan jika perpanjangan waktu pendaftaran ini akan berdampak pada BPM, karena adanya tambahan kegiatan untuk memikirkan kelanjutan calon peserta Pemira. Selain itu, juga berharap Pemira segera dilaksanakan. “Harapannya Pemira segera dilaksanakan, jika mundur lagi takutnya menganggu timeline semua organisasi mahasiswa,” pungkas Abil.

(Ayu Anggraeni)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai