Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Peningkatan Mutu Melalui Program Double Degree – LPM Dimensi

Peningkatan Mutu Melalui Program Double Degree

Polines, DIMENSI (18/12) – Program Studi (Prodi) D4 Manajemen Bisnis International (MBI) Politeknik Negeri Semarang (Polines) resmi menjalin kerjasama dengan Hanze University of Applied Science. Hal ini dibuktikan dengan ditanda tanganinya nota kesepahaman antara dua lembaga tersebut. Penandatanganan dilakukan oleh Supriyadi selaku Direktur Polines dengan Rob Verhofstad selaku Vice President Hanze University di Groningen, Belanda pada Kamis, (1/12). Kerjasama tersebut dilakukan untuk peningkatan mutu pendidikan melalui program double degree yang nantinya menggunakan sistem perkuliahan three plus one.

Lusia M. Silitonga selaku Ketua Unit Urusan Internasional Polines menjelaskan bahwa, penggunaan sistem three plus one berarti tiga tahun kuliah di Polines dengan mata kuliah dan kurikulum yang sama dengan Hanze University dan satu tahun kuliah di Hanze University, Belanda.

Menurutnya kerjasama ini sebagai peningkatan akademik Polines. “Tujuan kerjasama ini untuk peningkatan kurikulum dan prestasi akademik. Setiap perguruan tinggi pada umumnya mengarah pada sertifikasi internasional sehingga harus memiliki kerja sama internasional. Salah satu indikatornya punya mitra di luar negeri,” ucap Lusia.

Selain itu Yusmar Ardhi Hidayat, Ketua Progaram Studi Manajemen Bisnis Internasional menjelaskan bahwa kerjasama ini diperuntukan untuk kelas internasional Prodi MBI. “Kerjasama ini nanti untuk pembukaan program kelas internasional double degree untuk prodi D4 MBI. Double degree berarti mahasiwa yang lulus memiliki dua ijazah. Ijazah pertama dari Polines dan yang kedua dari Hanze University,” terangnya.

IPK minimal 3,5 dan nilai IELTS minimal 6 serta kemampuan keuangan adalah syarat yang harus dipenuhi mahasiswa MBI untuk bisa satu tahun kuliah di Hanze University.

Yusmar menjelaskan bahwa tidak ada batasan kuota untuk program ini. “Jika syaratnya terpenuhi satu kelas ingin ikut pun tidak masalah. Tetapi biasanya kendalanya itu pada dana, karena biaya hidup dan kuliah di Belanda ditanggung sendiri oleh mahasiswa. Ditambah lagi pihak Hanze University tidak memberikan beasiswa. Sehingga, secara otomatis tiga syarat tadi akan menyaring siapa yang berminat dan mampu,” terangnya.

Persiapan memulai double degree ini sedang dalam proses penyetaraan kurikulum. “Kami masih proses matching kurikulum. Dalam proses ini prodi MBI harus melakukan maping yang harus dijelaskan per mata kuliah. Dari mulai deskripsi, capaian, kompetensi serta output dari setiap mata kuliah,” kata Lusia.

Sementara itu, Nur Aini S. mahasiswa MBI merasa tertarik mengikuti program double degree. “Tentu saja saya tertarik. Sekarang ini juga sedang persiapan untuk persyaratan-persyaratan disana, siapa tahu lolos,” terangnya.

Diliput dan ditulis oleh:

Irma.A (Cakru-Magang)

Nafisah.N (Cakru-Magang)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *