Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Sun Children 2020 : Kisah Perjuangan Seorang Anak Tuk Bertahan Hidup – LPM Dimensi

Sun Children 2020 : Kisah Perjuangan Seorang Anak Tuk Bertahan Hidup

Sutradara : Majid Majidi
Penulis : Nima Javidi dan Majid Majidi
Durasi : 1 jam 39 menit
Tanggal rilis : 10 Februari 2020 (penayangan awal)
Pemain : Ruhollah Zamani (Ali), Mohammad Mahdi (Mamad), Mani Ghafouri (Reza), Abolfazl Shirzad (Abolfazl)

Sun Children, merupakan film Iran karya Majid Majidi yang mengisahkan tentang kehidupan keras anak-anak akibat konflik sosial di lingkungannya. Kisah ini berawal dari Ali (Rouhollah Zamani), seorang anak berusia 12 tahun yang kerja serabutan tuk hadapi tantangan hidup. Ali bersama dengan ketiga temannya yaitu Mamad (Mohammad Mahdi Mousavifar), Reza (Mani Ghafouri), dan Abolfazl (Abolfazl Shirzad) bekerja di tempat jual beli ban mobil yang dicuri atau diukir untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Konflik film yang dibawakan dengan ciamik ini, bermula dari Ali yang diberikan iming-iming oleh bosnya berupa uang dan tempat tinggal untuk merawat ibunya yang sedang berada di panti rehabilitasi. Dengan syarat, ia harus mencari harta karun yang berlokasi di bawah kuburan melalui selokan di bawah tanah sekolah Sun School sebagai jalan satu-satunya. Rentetan kejadian tak terduga hadir dengan apik ketika satu-persatu teman Ali mulai pergi meninggalkannya, membuat Ali harus menyelesaikan sendiri misinya. Kendati harta karun itu memang tidak pernah ditemukan, hingga ujung pencarian Ali berakhir rasa kecewa.

Film Sun Childern penuh dengan pelajaran dalam bagaimana caranya untuk bertahan hidup. Secara tak langsung, penonton akan dibawa untuk berpikir bahwa kehidupan tidak hanya untuk bersenang-senang saja, melainkan perlu bekerja keras demi tujuan hidup yang gemilang. Menariknya, gaya pengambilan gambar dari film Sun Children ini, yaitu ketika proses penggalian tanah selokan, dimana adegan itu menempatkan penonton seakan ikut bersama Ali dalam membuka jalan menuju harta karun. Selain itu, Film Sun Children medapatkan penghargaan sebagai film terbaik di Festival Film Fajr ke-38 yang diadakan pada Februari 2020 lalu. Film garapan sutradara terkenal Iran ini juga pernah meraih nominasi Oscar 2021.

Adapun beberapa kekurangan dalam beberapa adegan, yaitu karakter Ali seperti terlalu dipaksakan. Selain itu, sikap dari sosok Ali sendiri terlalu berbaya untuk anak usianya. Misalnya, ketika dia memukul temannya hingga babak belur bercucuran darah. Lalu, ketika Ali membawa pisau tuk jadi pertahanan diri. Kendati diselipkan beberapa adegan berbahaya, hal tersebut tetap tidak mengubah pesan moral yang diberikan kepada penonton. Secara keseluruhan, film ini sangat direkomendasikan untuk kalangan remaja hingga dewasa yang mana film ini mengedukasi kita untuk bersikap adil kepada siapapun dan berapapun usianya.

(Salsabilla)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai