Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Transparan, Pemaksimalan Aspirasi, serta Kolaborasi Elemen Mahasiswa Bersama Paslon 02: Rafly dan Ghibran – LPM Dimensi

Wujudkan Tata Kelola Organisasi yang Transparan, Pemaksimalan Aspirasi, serta Kolaborasi Elemen Mahasiswa Bersama Paslon 02: Rafly dan Ghibran

Rafly-Ghibran, Sosok Capresma dan Cawapresma Paslon 02
Dok. Pemira Polines

Salah satu ketertarikan dalam Pemilihan Raya (Pemira) yang akan dilaksanakan tahun ini pada 14-17 April 2025 yaitu menentukan Presiden Mahasiswa (Presma) serta Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Politeknik Negeri Semarang (Polines). Rafly-Ghibran sebagai pasangan calon (Paslon) 02 yang mengusung calon Kabinet Gelora Cita dengan visi “BEM sebagai gelora perjuangan yang progresif dengan jiwa persatuan demi kebermanfaatan Polines dan Indonesia.” Serta misi: Mengoptimalkan tata kelola organisasi yang  transparan, inklusif, dan berkelanjutan guna menciptakan sistem yang efektif dan adaptif; menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi mahasiswa dengan berfokus pada solusi yang nyata dan bermanfaat; meningkatkan kualitas kaderisasi dan pengembangan potensi guna mencetak mahasiswa yang berkualitas; menguatkan gerakan mahasiswa melalui strategi yang terstruktur, progresif, dan berdampak positif; memperluas jejaring strategis untuk menciptakan kolaborasi yang berorientasi pada kebermanfaatan dan inovasi. Pasangan ini juga turut menghadirkan berbagai program serta fokus isu yang beragam terkait mahasiswa, kampus, dan Indonesia.

Rafly Aditama sebagai Capresma paslon 02 adalah mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dengan Program Studi D4 Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik. Rafly memiliki latar belakang sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) periode 2024/2025. Sedangkan Ghibran Esa sebagai Cawapresma paslon 02 merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi. Ia memiliki pengalaman sebagai Ketua Umum Keluarga Mahasiswa Bidikmisi (Kamadiksi) periode 2024/2025.

Dari misi paslon 02, Rafly menjelaskan bahwa akan memfokuskan pada transparansi serta mengajak kolaborasi kepada semua elemen mahasiswa. Sehubungan dengan hal tersebut, Ia menambahkan akan menciptakan gebrakan yang berdampak panjang dan diharapkan dapat menciptakan dampak yang efektif sehingga mahasiswa lebih mudah beradaptasi dalam sistem yang telah dibuat. “Gebrakan yang berdampak panjang dan dampak yang efektif, sehingga mahasiswa jadi lebih mudah beradaptasi,” imbuh Rafly.

Selaras dengan Rafly, Ghibran turut mengungkapkan bahwa BEM harus menjadi fasilitator untuk mengembangkan berbagai macam potensi diri dari berbagai macam elemen di Polines yang menyimpan bibit potensi. “Kami yakin bahwa segenap elemen menyimpan bibit potensi,” ujar Ghibran.

Tak sampai di situ, Ghibran menambahkan bahwa sebagai mahasiswa harus menerapkan dan mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ghibran menekankan bahwa akan menguatkan gerakan mahasiswa yang berfokus pada kebermanfaatan di lingkup masyarakat. “Kita sebagai mahasiswa sudah sepantasnya menerapkan nilai pengabdian masyarakat, yang akan berfokus pada kebermanfaatan di lingkup masyarakat,” tuturnya.

Mengenai aspirasi mahasiswa untuk kampus, Rafly mengungkapkan bahwa akan ada gebrakan bernama “Seribu Surat untuk Direktur” yang diharapkan bisa tersampaikan lebih maksimal, “Dari kami membuat gebrakan, yaitu ‘Seribu Surat untuk Direktur’ yang diharapkan bisa tersampaikan lebih maksimal.” ungkap Rafly. Rafly juga menambahkan bahwa sudah bersepakat dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) untuk memaksimalkan aspirasi tersebut. “Adanya pertemuan tiap 3 bulan sekali yang akan berkolaborasi dengan HMJ untuk memaksimalkan keresahan mahasiswa,” jelasnya.

(Kamal, Zahwa, Rafika (Crew Magang))

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *