Alarm Kesehatan Mental: Jangan Abaikan Tanda-tanda Gangguan Mental

sumber: pixabay.com

Kesehatan mental merupakan kondisi individu  yang memiliki kesejahteraan emosi, psikologis, dan sosial yang baik sehingga dapat berfungsi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi yang semakin pesat memudahkan informasi mengenai kesehatan mental atau mental illness tersebar dengan luas di masyarakat. Hal ini tentunya berdampak  kepada kepedulian masyarakat mengenai kesehatan mental yang semakin tinggi. Kendati demikian, dengan kemudahan informasi tersebut seseorang justru cenderung melakukan self diagnose terhadap dirinya sendiri bahwa telah mengidap gangguan mental tanpa adanya pendampingan oleh profesional. 

Menurut Survei I-NAMHS (Indonesia National Adolescent Mental Health Survey) pada tahun 2022, sekitar 5,5% remaja usia 10-17 tahun didiagnosis memiliki gangguan mental.  Sementara itu, sekitar  34,9% tergolong orang dengan masalah kejiwaan (ODMK). Data tersebut menunjukkan bahwa kesehatan mental merupakan hal yang cukup serius dan memerlukan perhatian. 

Bagaimana cara mengenali tanda-tanda gangguan mental agar dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

1. Pengendalian Emosi yang Sulit

Kesehatan mental yang terganggu dapat menyebabkan seseorang kesulitan dalam mengendalikan emosinya. Hal ini biasanya ditandai dengan seseorang yang menjadi sensitif hingga perubahan suasana hati yang berubah secara tiba-tiba dalam jangka waktu yang tidak menentu.

2. Perubahan Perilaku 

Perubahan perilaku pada anak dan remaja yang cenderung mengarah pada hal negatif dapat menjadi tanda-tanda awal masalah kesehatan mental seperti mudah tersinggung, mengamuk, atau bahkan memberontak. 

3. Menarik Diri dari Lingkungan Sosial

Perasaan cemas berlebihan merupakan salah satu tanda gangguan kesehatan mental. Hal ini ditandai dengan sikap takut akan penolakan sehingga cenderung menarik diri dan menghindar dari keramaian.

4. Rasa Percaya Diri yang Menurun 

Gangguan mental dapat ditandai juga dengan perasaan menyalahkan dirinya sendiri dan merasa tidak berharga. Bahkan terkadang seseorang justru berusaha mengembalikan rasa percaya dirinya dengan melakukan hal-hal buruk, seperti merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, atau obat-obatan terlarang.

5. Gangguan Pola Makan dan Tidur

Terganggu kesehatan mental juga dapat ditandai dengan adanya perubahan pola tidur, seperti susah tidur atau tidur berlebihan. Tak hanya itu, kebiasaan makan pun dapat berubah seperti kehilangan nafsu makan atau justru makan berlebihan atau stress eating.

6. Gangguan Fisik

Gangguan kesehatan mental tidak hanya berdampak pada emosional seseorang. Namun, juga dapat mempengaruhi kesehatan fisik seperti sakit kepala, nyeri otot, sakit perut, sakit punggung, tidak bersemangat, dan tidak bertenaga.

Nah, Sahabat Dims, setelah mengetahui tanda-tanda gangguan mental tersebut, yuk lebih peduli kepada kondisi diri sendiri maupun orang di sekitar kita. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika mengalami gejala tersebut, baik dengan berbicara pada orang terdekat ataupun berkonsultasi dengan tenaga profesional.

(Dwi)

Sumber: 

news.maranatha.edu

www.biofarma.co.id

www.kompas.id

ayosehat.kemkes.go.id

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *