Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Utamakan Kerjasama, Alif Menoreh Prestasi – LPM Dimensi

Utamakan Kerjasama, Alif Menoreh Prestasi

Kerja keras Alif yang terinspirasi dari ayahnya kini telah membuahkan hasil. Mahasiswa yang memiliki nama lengkap Alif Wardani ini adalah pengemudi utama mobil listrik dari tim Green Peanut dalam Kontes Mobil Listrik (KML) VII. Alif beserta timnya yang beranggota 14 orang berhasil menorehkan kemenangan dalam tiga kejuaraan, yaitu juara dua kecepatan, juara tiga percepatan, dan juara tiga deakselerasi (perlambatan-red). Kontes yang diselenggarakan pada 13-15 November lalu di Politeknik Negeri Bandung (Polban) diikuti oleh 22 tim peserta yang berasal dari perguruan tinggi, sekolah tinggi, dan politeknik se-Indonesia.

“Latihan, riset, dan komunikasi tim sangat lah dibutuhkan untuk kemenangan,” ungkap Alif yang mengaku menjunjung tinggi nilai kebersamaan tim. Ia berkomitmen bahwa kemenangan tidak akan didapatnya tanpa adanya kerjasama tim yang baik.

Tokoh inspirator dalam kehidupan laki-laki kelahiran Kendal, 8 Mei 1995 ini adalah sang Ayah, karena sosoknya yang pekerja keras telah berhasil membuatnya semangat berkarya. Anak pertama dari dua bersaudara ini memiliki harapan untuk menjadi lebih baik agar dapat membanggakan kedua orang tua. Mahasiswa yang merupakan alumnus dari SMA Negeri 1 Kendal ini melanjutkan studinya di Polines dengan mengambil program studi D4 Teknik Mesin jurusan Teknik Mesin angkatan 2013.

Kemenangan yang ia raih bersama timnya tidak pernah terpikir sebelumnya. Semua yang mereka lakukan berbekal usaha dan doa. Hanya saja evaluasi dari keikutsertaan Polines pada tahun sebelumnya menjadi bahan koreksi bagi timnya agar bisa lebih baik. Komunikasi yang baik antar anggota tim menjadi kunci dalam kemenangan timnya kali ini.

Alif merasa bangga mendapat kemenangan tersebut. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa membawa kemenangan tersebut, walaupun belum bisa menjadi yang terbaik. Hal ini juga tentunya menjadi sebuah pengalaman yang membanggakan,” terangnya.

Setelah menyandang predikat juara, ia pun berharap agar anggota tim tetap semangat dan jangan mudah puas atas apa yang telah dipeoleh. Alif Wardani berpesan kepada penerusnya, “Tetap menjaga kejujuran, kebersamaan, dan jangan sampai terjadi perpecahan. Karena pada dasarnya kekuatan sebuah tim tergantung pada anggotanya”.

Ditulis oleh Ulfa dan Nurul, Kru Magang LPM Dimensi 2015/2016.

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *