Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
LANGKANYA SEBUAH KEJUJURAN – LPM Dimensi

LANGKANYA SEBUAH KEJUJURAN

Oleh : Andhini Dyah

Mahasiswa Semester II Jurusan Akuntansi

Salah ya kalo kita jujur? pertanyaan itu yang muncul di otak saya setelah membaca sebuah artikel disalah satu koran. Begitu langkanya kejujuran di jaman sekarang ini, membuat dunia semakin dipenuhi dengan kemunafikan. Dan ketika kejujuran itu direalisasikan , bukan sebuah pujian namun cemoohan dan pengucilan yang diterima. Reaksi tersebut menjadi salah satu contoh mulai terbaliknya jalan pikiran manusia.

Bukankah sejak kecil kita telah diajarkan untuk berkata jujur? Mungkinkah pelajaran tentang kejujuran yang kita dapat hanya masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri ? Begitu banyaknya pertanyaan tentang kejujuran yang mungkin sulit untuk dijawab oleh orang-orang saat ini. Seakan kata “jujur” hanya menjadi sebuah angin lalu yang tidak dipedulikan lagi artinya.

Namun, di dalam minimnya kejujuran di kalangan masyarakat saat ini, ternyata masih ada sebagian kecil orang yang masih bisa bersikap jujur. Seperti yang baru saja terjadi baru-baru ini di Surabaya. Kejujuran dari seorang anak kelas VI SD, yang bernama Alifa Ahmad Maulana, malah membuat dirinya dan keluarganya dianggap mencemarkan nama baik sekolahnya dan lingkungan tempat tinggalnya. Bukan hanya itu saja, dia dan keluarganya bahkan diusir dari kampung tempat tinggalnya.

Alif yang mendapat “tugas khusus” dari gurunya tetap memilih untuk memegang teguh prinsip kejujuran yang diajarkan oleh ibunya sejak kecil. Sangat tidak disangka seorang anak SD tanpa rasa takut berani mengambil keputusan yang bijaksana. Dapat kita maklumi kegugupan seorang guru saat siswa-siswinya menghadapi ujian nasional, namun apakah dengan sengaja memberikan contekan kepada siswanya dapat menolong mereka? Bukankah cara seperti itu akan merusak moral mereka? Seharusnya seorang guru dapat mengambil atau mencari cara yang lebih bijak.

Kita harus bersyukur masih ada orang yang mau bersikap dan berkata jujur di lingkungan kita. Seharusnya kita memuji dan memberi penghargaan bagi mereka yang telah bersikap jujur, bukan sebaliknya seperti yang dialami oleh Alif dan keluarganya. Karena di era sekarang ini, kejujuran merupakan sesuatu yang langka dan sulit untuk ditemukan dalam diri manusia.

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *