Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Tepat Sasarankah Pergantian Sarana Prasarana Jurusan Akuntansi Polines? – LPM Dimensi

Tepat Sasarankah Pergantian Sarana Prasarana Jurusan Akuntansi Polines?

Beberapa mahasiswa tengah menggunakan kursi baru di salah satu kelas Jurusan Akuntasi pada Jumat (14/12). Dok. Wahyu

Polines, Dimensi (7/12) – Menginjak berakhirnya tahun 2018, terlihat institusi Politeknik Negeri Semarang (Polines) tengah mengadakan pembaruan sarana maupun prasarana. Hal ini terlihat di salah satu jurusan yakni di Jurusan Akuntansi. Banyaknya barang-barang baru seperti kursi dan meja, yang diletakkan di koridor Gedung Sekolah Dua Jurusan Akuntansi justru menimbulkan pertanyaan. Sudah tepatkah pergantian sarana maupun prasarana di Jurusan Akuntansi? Sedangkan pembaruan di Jurusan Teknik justru dipandang masih kurang.

Menjawab pertanyaan tersebut, Eko Setyawan selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha yang bertugas mengelola Barang Milik Negara (BMN), menyatakan bahwa barang-barang yang diletakkan di koridor gedung justru untuk diamankan. Barang-barang tersebut sebenarnya masih dimanfaatkan untuk alat penunjang belajar mengajar. Bukan hanya di jurusan terkait tapi bisa dialihkan ke jurusan yang lain. “Nanti kalau pengelolaan itu sudah diganti baru akan dikembalikan ke pengelola BMN untuk dicatat sebagai aset. Aset yang tidak dipakai akan diproses untuk dihapuskan, tapi yang masih bisa dimanfaatkan akan dialihkan ke tempat yang lain,” jelas Eko.

Sedangkan untuk pengadaan barang di jurusan, Eko menjelasakan bahwa setiap jurusan sudah punya perencanaan masing-masing. Jurusan Tata Niaga ada pengadaan barang baru dikarenakan dari Jurusan Tata Niaga sudah mengusulkan. “Teknik mungkin sudah diusulkan tapi dalam bentuk yang lain, misalnya alat kan bisa. Kesannya memang terlihat seperti itu, padahal di Elektro pun juga mengadakan di Mesin juga,” ungkap Eko.

Namun dengan adanya pembaruan barang-barang penunjang belajar mengajar, justru menimbulkan persepsi berbeda-beda di kalangan dosen maupun mahasiswa. Sumanto, salah satu dosen Jurusan Akuntansi, berpendapat bahwa pergantian sarana dan prasarana dilakukan setiap tahun untuk peremajaan. Namun demikian, perlu diadakan peninjauan kembali agar pergantian sarana dan prasarana dapat tepat sasaran. “Barang-barang yang masih layak pakai seharusnya tidak perlu diganti. Pergantian seharusnya difokuskan pada keperluan lain yang lebih bermanfaat,” jelas Sumanto.

Sumanto juga berpendapat perlunya dilakukan diskusi antara pihak jurusan, prodi, laboratorium, dan manajemen produksi, agar pergantian yang dilakukan lebih tepat sasaran untuk ke depannya. Hal tersebut mengingat selama ini sarana dan prasarana lama yang diganti sebenarnya masih layak pakai. Disisi lain, sarana dan prasarana lama yang sudah tidak layak pakai ditempatkan di gudang yang kemudian menimbulkan permasalahan baru, yaitu kapasitas gudang tidak mampu menampung banyaknya barang lama yang tidak layak pakai.

Beberapa meja yang diletakkan di luar Gedung Sekolah Dua Jurusan Akuntansi (17/12). Dok. Wahyu

Berbagai tanggapan pun juga datang dari kalangan mahasiswa. Salah satunya Milkhatul Lailiyah, mahasiswa Jurusan Akuntansi menilai pergantian sarana dan prasarana saat ini sedikit berlebihan. Mengingat beberapa kondisi sarana dan prasarana yang lama masih layak pakai, “Biaya untuk pergantian sarana prasarana mungkin bisa dialihkan ke hal lain, misalnya perbaikan kran air yang mati,” ungkap Milkhatul Lailiyah.

Sementara itu, Bagaskara mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis justru memiliki pendapat yang berbeda. Ia berpendapat pergantian sarana dan prasarana di Jurusan Akuntansi adalah hal yang wajar. Hal tersebut mengingat bahwa kondisi beberapa sarana dan prasarana di Jurusan Akuntansi memang sudah rusak. Ia berharap kedepannya jurusan-jurusan lain juga dapat diperbaiki sarana maupun prasarananya.

(Kru Magang – Dheatry K.)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Noor Ardi berkata:

    Komen saya:
    1. Sayang dan disayangkan mengapa tidak ditanyakan kepada pihak yg punya otoritas, ketua jurusan atau wadir 2 sehingga terungkap asal muasal pengadaan sarana tersebut. Reporternya sy nilai salah ambil informan krn pihak yg tidak tahu sama sekali usulan dan pengadaan sarana tersebut,
    2. Dimensi tidak tahu apa belum paham mengapa Akuntansi yg diganti tapi dibandingkan dg jurusan lain, tahukah Akuntansi dapat Grant PHK PMPP? Sedang jurusan lain tidak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *