Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Mushola TN Belum Memadai, Mahasiswa Harapkan Institusi Segera Perbaiki – LPM Dimensi

Mushola TN Belum Memadai, Mahasiswa Harapkan Institusi Segera Perbaiki

Mushola Tata Niaga tampak samping (22/10). Dok. Firda

Polines, DIMENSI (22/10) – Sebagian besar mahasiswa Jurusan Akuntansi dan Administrasi Bisnis mengeluhkan kondisi mushola Tata Niaga (TN) yang fasilitasnya perlu diperbaiki. Dari segi perawatan dan pemeliharaan perlengkapan ibadah, baik dari Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HMAB) maupun Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HiMA) sudah berusaha untuk merawat dan menangani, namun menurut sebagian mahasiswa  perawatan yang dilakukan belum optimal.

Friska Ema, mahasiswa Jurusan Akuntansi, menyampaikan keluhannya terkait tempat wudhu di mushola TN yang kurang memadai. “Terlebih di tempat wudhu yang bagian dalam, airnya keluar sedikit, dan lantainya juga kotor apalagi kamar mandinya,” ujarnya. Ia juga menambahkan di mushola TN juga tidak ada kesetnya. “Kan kita nggak tau ya kaki kita itu bersih atau nggak dan  masuk ke mushola menginjak alas sholat langsung,” tambah Friska.

Sejalan dengan yang disampaikan Ema, Elen Aditya, mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis juga mengeluhkan mengenai kondisi kamar mandi yang kotor, terlebih ember yang digunakan di kamar mandi. Ia juga menambahkan keluhannya terkait perlengkapan sholat. “Kalau mukena, enaknya digantung saja karena kalo dilipat mukenanya jadi bau,” ungkap Elen Aditya.

Siti Zaynatul selaku bagian Keagamaan dari HiMA menyampaikan terkait perawatan perlengkapan ibadah, bahwa dari HiMA dan HMAB bekerjasama menjaga kebersihan alat ibadah tersebut. “Memang keluhan biasanya di bagian mukena, agak kumuh. Tetapi dari HiMA sudah mengupayakan, mukena dicucinya bareng sama HMAB.” ujarnya.

Sementara itu bagian Keagamaan dari HMAB, Faozi Oktavianto juga mengatakan jika memang beberapa bagian dari mushola TN perlu diperbaiki, seperti air yang kadang-kadang mati dan ruang sholat yang terlalu sempit. “Dari HiMA sudah pernah mengusulkan pada institusi untuk penambahan kanopi agar saat hujan sepatu yang di sebelah mushola tidak kena air hujan, namun sampai sekarang belum ada tindakan perbaikan,” ujarnya. Selain itu, Siti Zaynatul mengatakan bahwa institusi belum menindaklanjuti mengenai keluhan mahasiswa terkait mushola TN, “Kalo institusi sepertinya belum ada tindak lanjutnya. Tapi kalo antara HiMA sama HMAB itu udah ada diskusi, sama BEM juga sudah pernah ada rapat yang ngomongin masalah kekurangan fasilitas,” jelasnya.

Mengenai banyak keluhan dari mahasiswa, Elen mengharapkan agar mushola TN diperluas karena tempatnya tidak sesuai dengan kapasitas mahasiswanya. Ia juga mengharapkan kebersihan lebih dijaga dan airnya lancar. Faozi turut menyampaikan harapannya agar mushola TN diberi penutup di bagian wudhu perempuan, “Kalau bisa yang di bagian wudhu perempuan itu diberi penutup, jadi kalau ada jamaah perempuan yang wudhu nggak kelihatan sama orang yang di beranda Griya HiMA,” ujarnya.

(Hanifah, Nisrina)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *