Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Langkahku – LPM Dimensi

Langkahku

Ilustrasi oleh Johny

Meniti langkah demi langkah dengan tekad

Lalui sekon demi sekon disini

Di pijak sedikit asing mulanya

Ialah dalam perantauanku

Merindukan di tengah kehangatan keluarga

Menguntai masa yang kulalui sebelum kini

Kala tak perlu seperti ini

Merindu

 

Pastilah

Meskipun telah terbiasa dalam rantau

Rasa rindu tetap sama porsi rasanya

Ungkapan rindu dalam air mata ini

Aku seorang perantau

Bukan hingga ribuan mil dari asal

Namun hanya di kota orang

Yang sekalipun tak seberapa tetaplah ada jarak

 

Namun tak kan percuma di sini

Aku belajar berdiri dengan kakiku

Menyatu jiwaku dengan langkah yang ku pijak

Tumbuh peka akan sekitar

Mulai sadar tanggungan di punggung

 

Dengan bayangan senyum mereka dalam benakku

Cukuplah penyemangatku kala letih mendera

Tiada lagi yang mampu dilakukan selain berdoa

Memasrahkan hati sepenuhnya diri ini tiada mampu berpaling

Tetaplah dalam hati aku memantapkan diri

Langkah yang ku ambil ini

Berdasar nurani yang mengikhlaskan diri untuk berjalan

Dengan kobaran semangat bak tersulut

Tiada padam kala ia semakin temukan pembangkitnya

Motivasi yang ia rasakan

Mendorongnya

Untuk berjalan tiada kenal menyerah

Dengan segenggam tekad dan niat

Yang hendak dibuktikan oleh diri sendiri

Misi anak rantau

 

Tembalang 26 Oktober 2017

Hanifah

 

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *