Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Wisuda Jurusan Akuntansi Usai, Kekecewaan Mahasiswa Masih Terasa – LPM Dimensi

Wisuda Jurusan Akuntansi Usai, Kekecewaan Mahasiswa Masih Terasa

Momen foto bersama jajaran petinggi Polines dan dosen jurusan Akuntansi dalam acara wisjur Akuntansi pada Kamis (21/09) doc.pribadi

Polines, DIMENSI (30/09) – Wisuda jurusan (wisjur) Akuntansi Politeknik Negeri Semarang (Polines) telah dilaksanakan pada Kamis (21/09)  di gedung Ramasinta Ballroom Patrajasa. Acara yang langsung dikelola oleh pihak jurusan ini menuai banyak kekecewaan dari para wisudawan dan wisudawati. Pasalnya acara wisjur ini memang berbeda dengan acara wisuda dari jurusan lain yang langsung dikelola oleh pihak Himpunan Mahasiswa di masing-masing jurusan.

Salah seorang wisudawan dari program studi (prodi) Keuangan dan Perbankan yang tidak ingin disebut namanya mengaku kecewa akan fasilitas yang didapat dan biaya wisjur yang lebih mahal dibandingkan dengan wisjur di jurusan lain. “ Disuruh membayar Rp. 400.000 cuma dapat katalog, samir yang harganya tidak seberapa. Tidak ada snack pengganjal, disuruh berangkat jam 5 , makan malam jam 8,” terangnya.

Menjawab keluhan dari mahasiswa Prodi Keuangan dan Perbankan mengenai biaya wisjur, Mohammad Haris selaku ketua panitia wisjur mengungkapkan bahwa besaran iuran itu koridornya batasan dari direktur maksimal Rp. 400.000/orang, “Dalam menetapkan anggaran biaya bergantung pada variabel biayanya, mulai dari tempat, konsumsi, perlengkapan, dokumentasi dan dekor dan lain-lain.”

Ia juga menambahkan bahwa dengan biaya yang telah dianggarkan, wisudawan mendapatkan fasilitas gedung di Ramasinta Ballroom Patrajasa beserta konsumsi, katalog, samir, foto katalog, foto wisudawan satu-satu, video wisuda, hiburan akustik, dan tarian.

Tidak hanya mengenai biaya yang lebih mahal dibandingkan jurusan lain, salah seorang wisudawan dari Prodi Perbankan Syari’ah yang tidak ingin disebutkan namanya juga mengaku kecewa perihal konsep acara yang formal dan terkesan tidak jauh berbeda dengan acara wisuda pusat, serta tidak ada sesuatu yang bisa membuat mahasiswa terkenang akan acara wisjurnya. Selain itu panitia juga tidak menyampaikan rincian biaya atas biaya wisuda yang dibebankan. “Bayarnya lebih mahal daripada jurusan lain, rincian dananya pun tidak disampaikan pada saat rapat koordinasi,” ujarnya.

Berbagai kekecewaan yang diungkapkan oleh para wisudawan, diasumsikan karena acara wisjur yang sampai saat ini masih belum dipegang oleh Himpunan mahasiswa secara langsung. Seperti yang diungkapkan oleh Awwal Abdillah selaku ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HiMA) bahwa memang sudah banyak dari mahasiswa yang menyampaikan keinginannya agar Wisjur tahun ini bisa dipegang oleh HiMA ,“Kami dari pihak HiMA telah menampung semua aspirasi dari mahasiswa terkait wisjur yang ingin berbeda dari acara wisjur Akuntansi sebelumnya, dan kami juga sudah menyampaikannya kepada pihak Jurusan. Akan tetapi mungkin karena tidak ada komunikasi lebih lanjut sehingga dari pihak Jurusan sudah membuat konsep acaranya.” (Nadia)

Telah terbit pada buletin edisi #1 Oktober 2017. Lihat versi lengkapnya di https://www.lpmdimensi.com/?p=1488

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *