Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
LDK Polines 2025: Wajah Baru Kedisiplinan di Lingkungan Kampus – LPM Dimensi

LDK Polines 2025: Wajah Baru Kedisiplinan di Lingkungan Kampus

TNI Memberikan Pembekalan Kedisiplinan dan Kekompakan kepada Mahasiswa Baru

(Dok. Eka )

Polines, Dimensi (27/8) – Kegiatan Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) Tahun Angkatan 2025/2026 Politeknik Negeri Semarang (Polines) dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis (26-28/8). Kegiatan ini mengusung tema “Disiplin Akademik, Disiplin Spiritual – Fondasi Indonesia Emas” dan diikuti oleh 2.800 Mahasiswa Baru (maba) yang terbagi ke dalam empat batalion. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan LDK kali ini diadakan serentak dalam satu gelombang di area kampus Polines.

Perubahan mekanisme gelombang tahun ini disebabkan oleh kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pihak kampus. Hal tersebut disampaikan oleh Lina April Rahmania, yang akrab disapa Nia, selaku Komandan Batalyon (Danyon). “Perubahan LDK dikarenakan adanya efisiensi anggaran oleh Polines sehingga menyebabkan perpindahan lokasi hingga perubahan mekanismenya,” ungkapnya. 

Salah satu bentuk penyesuaian mekanisme terlihat dari TNI bersama Resimen Mahasiswa (Menwa) yang difokuskan pada gladi kotor dan  kegiatan hari pertama LDK. Bapak Priyo Handoyo selaku Komandan Kodim 0733 Semarang menyampaikan bahwa satu hari saja sangat singkat untuk membekali mahasiswa. “Sebenarnya satu hari saja tidak mampu mendoktrin mahasiswa, tetapi ini sebuah upaya yang luar biasa dari civitas akademika Polines untuk membekali mahasiswa dengan baik, kami harus yakinkan kami cukup membekali mahasiswa dengan baik,” terangnya. Priyo juga menegaskan bahwa tujuan utama LDK adalah melatih Maba agar mengerti pentingnya kedisiplinan. “Disiplin bukan hanya dibidang akademis, disiplin merupakan dasar awal Maba melakukan kedisiplinan agar taat aturan dan diharapkan dapat memiliki karakter baik terkait disiplin, tepat waktu, dan cepat respon terhadap dinamika kampus,” tambahnya. 

Sementara itu, pada hari kedua dan hari ketiga, LDK diatur oleh Menwa serta volunteer. Volunteer dari setiap jurusan bertugas mendampingi maba selama kegiatan berlangsung, sementara Menwa berfokus pada kedisiplinan, apel, dan upacara. Pelibatan volunteer menjadi salah satu pembaruan dari sisi psikologi agar LDK tidak terasa terlalu menegangkan. “LDK kali ini ada pembaruan ke arah psikologi dan kesiapan mental, diperlukan peran volunteer agar tidak terlalu menegangkan,” jelas Nia. 

Muhammad Arsyad, selaku perwakilan dari jurusan Administrasi Bisnis menyampaikan pendapatnya mengenai pelibatan HMJ dan volunteer kali ini. “Dari HMJ setuju atas adanya volunteer LDK tahun ini karena dapat membantu kelancaran LDK sendiri,” pungkasnya. Selain itu, ia memberikan  evaluasi dan harapannya untuk LDK tahun ini agar para panitia dan volunteer dapat lebih komunikatif. “Sejauh ini para volunteer masih sedikit mendapat informasi, semoga untuk LDK selanjutnya bisa lebih komunikatif dan juga bisa memperbaiki rundown acara sehingga peserta dan panitia dapat menjalankan tugasnya dengan semaksimal dan senyaman mungkin,” terangnya.

(Fani)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *