Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Memasuki PPKM Level I, Polines Selenggarakan Wisuda Luring – LPM Dimensi

Memasuki PPKM Level I, Polines Selenggarakan Wisuda Luring

Berlangsungnya wisuda Polines secara luring
Dok. Syifa

Dimensi, Polines (06/11) – Pelaksanaan acara wisuda Politeknik Negeri Semarang (Polines) telah berlangsung secara luring pada Sabtu (06/11) bertempat di Ruang Serba Guna (RSG). Acara tersebut berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dengan pembagian dua sesi, yaitu sesi pagi yang diawali dari Jurusan Teknik Elektro dan Akuntasi. Sedangkan, sesi siang diperuntukkan untuk Jurusan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Administrasi Bisnis. Keberlangsungan wisuda luring ini tak lepas dari koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain itu, juga pertimbangan terhadap keadaan Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Semarang yang sudah memasuki Level I.

Meskipun diadakan secara luring, pihak Polines tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat guna menghindari penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikan Endro Warsito selaku Wakil Direktur 1 Bidang Akademik, pihak institusi tetap memberlakukan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, handsanitizer. Tak hanya itu, diterapkan pula larangan kegiatan foto bersama di area sekitar kampus. “Semua yang hadir wajib pake masker dan tidak boleh bergerombol di area sekitar kampus, misalnya untuk foto-foto atau yang lainnya,” ungkapnya. Selain itu, ia manambahkan bahwa pihak institusi juga bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memantau jalannya acara agar sesuai dengan protokol kesehatan. “Kita juga bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memantau jalannya acara agar sesuai dengan protokol kesehatan” imbuhnya. 

Prosesi wisuda juga berlangsung secara singkat. Calon wisudawan memasuki RSG hanya untuk pemindahan kuncir toga dan pemberian ucapan selamat dari Direktur dan Ketua Jurusan (Kajur) masing-masing. Jumlah wisudawan yang memasuki RSG pun dibatasi, sejumlah 50 orang tiap sesinya agar tidak menimbulkan kerumunan.

Terkait pelaksanaan wisuda, Rafif Zufar Fikri, selaku sutradara I dari tim PolinesTV menjelaskan bahwa PolinesTV bertanggungjawab atas kualitas video yang ditampilkan agar dapat didokumentasikan dan dilihat kembali dengan baik. “Kami memaksimalkan kualitas video agar bisa didokumentasikan dan dilihat kembali dengan baik,” ujar Rafif.

Terlepas dari hal tersebut Faisal Haqi, sebagai salah satu calon wisudawan dari Jurusan Teknik Sipil mengaku senang dan tidak mempermasalahkan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh institusi. “Jujur saya merasa senang karena wisuda dilakukan secara luring, walaupun dengan kebijakan yang ada saya memaklumi karena masih pandemi,” kata Haqi.

Menanggapi hal tersebut, Endro menyampaikan bahwa kegiatan ini memang sudah direncanakan akan dilakukan secara luring sejak bulan yang lalu dan sudah disetujui pada saat rapat Senat. “Memang wisuda luring ini sudah kami pikirkan dari sebulan yang lalu dan melalui rapat Senat akhirnya disetujui,” kata Endro. Ia juga menyampaikan bahwa tujuan diadakan wisuda luring ini agar mahasiswa dapat mengenang saat-saat terakhir mereka di Polines dan dapat menerima ijazah secara langsung. “Tujuan utamanya adalah sebagai kenangan terakhir mahasiswa di Polines dan yang pastinya mereka bisa mendapat ijazah secara langsung,” pungkasnya. 

(Annisa)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai