Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the popup-builder domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the insert-headers-and-footers domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wp-optimize domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain hueman dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/lpmdimensi/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Menindaklanjuti Aspirasi, BPM Adakan Reses Akbar Secara Daring – LPM Dimensi

Menindaklanjuti Aspirasi, BPM Adakan Reses Akbar Secara Daring

Dok. Pribadi

Polines, DIMENSI (24/01) – Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Politeknik Negeri Semarang (Polines) telah mengadakan kegiatan Reses Akbar dengan tema “Mewujudkan Solusi dengan Beraspirasi di Masa Pandemi” pada Sabtu (23/01). Reses Akbar ini turut mengundang Direktur Polines, Wakil Direktur I, III, dan IV sebagai pembicara, sedangkan Wakil Direktur II berhalangan hadir. Adapun peserta terdiri atas perwakilan kelas, Organisasi Mahasiswa (Ormawa), dan mahasiswa umum Polines. Adanya pembatasan sosial berskala besar menyebabkan acara dilakukan secara daring menggunakan media Zoom Meeting. Reses Akbar diselenggarakan dengan tujuan untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa Polines yang sebelumnya telah ditampung oleh BPM melalui program “Si Rama” dan dari hasil reses mikro yang telah dilakukan sebelumnya.

Acara ini dipandu oleh Lovea Erika, Ketua Sektretaris Jenderal BPM Polines sebagai moderator. Penjelasan pertama dibuka oleh Endro Warsito selaku Wakil Direktur I Bidang Akademik. Beliau menanggapi dan menjelaskan terkait keluhan terhadap kinerja dosen, pembelajaran luring, presensi kehadiran dan pembatasan pengunggahan file di platform Elnino. “Pembelajaran luring sepenuhnya bisa dilaksanakan pada saat pandemi sudah berakhir,” jelas Endro. Sedangkan, untuk pembelajaran semester genap nanti akan dibahas bersama ketua jurusan, sehingga semua mahasiswa dapat merasakan praktik luring sesuai ketentuan protokol kesehatan. “Apabila luring, wajib mengikuti protokol kesehatan dengan syarat tes rapid antigen sebagai pengganti tes SWAB. Tes tersebut tidak dikenakan biaya atau biaya murah dan akan disiapkan di poliklinik,” jelas Endro.

Dalam forum ini juga membahas pada Bidang Umum dan Keuangan. Supriyadi, selaku Direktur Polines menjawab pertanyaan terkait dengan masalah penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara keseluruhan. “Tidak ada penurunan atau penaikan UKT otomatis keseluruhan, harus ada bukti yang mendukung untuk penurunan UKT,” jelas Supriyadi saat menjawab pertanyaan tersebut. Aspirasi terkait bidang Kemahasiswaan, Bidang Perencanaan dan Kerja sama pun turut disampaikan dalam acara Reses Akbar ini. Aspirasi mengenai Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang belum terlaksana tahun lalu, pelaksanaaannya akan diubah menjadi semacam acara seminar. “Industri sampai saat ini tidak menerima, guna saling menjaga staff perusahaan dari paparan virus,” jelas Adhy Purnomo selaku Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan. Permasalahan KKL daring ini sama halnya dengan acara wisuda. Akan dibuatkan kuesioner untuk mahasiswa dapat memilih antara KKL secara daring atau luring. “Mekanisme penentuan KKL disamakan dengan wisuda. Nantinya akan dibuat voting melalui form internet (bit.ly) berisi pertanyaan pilihan KKL secara daring maupun luring,” imbuh Endro.

Acara dilanjutkan dengan dialog aspirasi, di mana pada sesi ini moderator mempersilakan kepada peserta untuk berdiskusi dengan para pembicara. Sesi dialog aspirasi ini dilakukan dua termin, dengan setiap termin terdiri dari tiga orang penanya. Kemudian acara ditutup dengan pembacaan notulensi dan penandatanganan notulensi oleh Ketua BPM.

Diadakannya Reses Akbar juga mendapatkan tanggapan positif dari peserta. Seperti yang diungkapkan oleh Fatin Fariha, mahasiswi Jurusan Akuntansi. Menurutnya acara telah berjalan dengan cukup efektif dan aspiratif. “Acara sudah cukup efektif sehingga perlu diadakan setiap tahunnya untuk menampung keresahan mahasiswa,” tutur Fatin. Hal serupa juga diungkapkan oleh Fredy Catur, Ketua Himpunan Mahasiswa Elektro (HME). “Saya rasa sudah cukup efektif, banyak aspirasi dari mahasiswa polines pada khususnya telah disampaikan. Namun sayangnya Wadir II tidak hadir. Sehingga kita masih terkendala penjelasan detail mengenai bidang keuangan,” pungkas Fredy.

(Andayani, Ayu)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai