Bertepatan Idul Adha, Maba Gelombang 2 LDK Akan Jalani Salat Ied

Penyematan tanda dibukanya LDK tahun 2018 oleh Kolonel Infanteri Amrin Ibrahim kepada maba (18/8). Dok. Damar Satria A.

Magelang, Dimensi (18/08) – Dengan dilaksanakannya upacara pembukaan Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) Polines tahun 2018, pada Sabtu (18/08) pukul 09.15 WIB di Lapangan Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam IV/Diponegoro, Magelang, maka secara resmi LDK dibuka. Dalam upacara tersebut diikuti oleh 521 mahasiswa baru (maba) yang masuk dalam gelombang 1 dan dihadiri oleh Ir. Supriyadi, M.T. selaku Direktur Polines beserta keempat wakil direktur, ketua jurusan, dan ketua senat. Pada tahun ini pula pelaksanaan LDK gelombang 2 bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha, maka menurut keterangan dari Sumitra selaku pengurus bagian kepelatihan di Dodik Bela Negara menerangkan bahwa maba akan melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha. “Pelaksanaan salat di Lapangan Rindam IV/Diponegoro bersama dengan masyarakat sekitar,” jelas Sumitra.

Sumitra juga menyampaikan bahwa materi LDK secara umum antar gelombang itu sama yaitu meliputi kedisiplinan dan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, paham radikalisme, serta pendidikan bela negara. Sedangkan secara teknis pelatihannya seperti pembekalan atau penyampaian motivasi, pelatihan baris berbaris (PBB) dan penyampaian wawasan kebangsaan seperti membekali mahasiswa agar tidak terpengaruh paham radikalisme. “Pelatihan fisiknya tidak terlalu dipaksakan, hanya PBB saja, paling fisiknya hanya lari. Dari kita juga melihat kondisi fisik antara mahasiswa satu dengan lainnya kan berbeda-beda dan pelatihan fisiknya jelas tidak seperti pelatihan fisik untuk bintara. Yang terpenting itu tidak akan ada unsur kekerasan,” ujarnya Sumitra.

Mahasiswa baru dilatih kedisiplinannya terkhusus dalam pembentukan karakter sebelum nantinya akan berhadapan dengan dunia perkuliahan. Sebagaimana disampaikan oleh Supriyadi selaku Direktur Polines bahwa salah satu tujuan LDK yaitu membentuk karakter mahasiswa baru. “Kita kerjasama dengan rindam, pelatihan kedisiplinannya lebih ditekankan lagi dan yang menangani latihan adalah pelatih profesional dari rindam sendiri,” ungkap Supriyadi setelah upacara pembukaan selesai.

Kolonel Infanteri Amrin Ibrahim selaku komandan Rindam berharap agar melalui LDK ini jiwa disiplin mahasiswa baru Polines dapat terlatih, serta diharapkan pula tumbuh rasa cinta terhadap negara. “Jadi khususnya mahasiswa baru ini dibekali terkait materi radikalisme dan kasus radikal yang marak akhir-akhir ini, saya berharap mereka agar tidak terpengaruh oleh paham-paham tersebut,” pungkas Amrin.

Ditulis : Hanifah

Diliput : Joti, Hanifah, Wahyu, Damar,  dan Gunawan

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.