Majalah Dimensi Edisi Digital

WCD 2019: BEM Polines Pertama Kali Jadi Tuan Rumah

Beberapa delegasi ormawa bersama bem sedang memunguti sampah plastik yg ada di selokan. Dok. Azka

Polines, DIMENSI (21/09) – Kementerian Sosial Masyarakat (Sosmas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Semarang (Polines) untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah kegiatan World Clean-Up Day (WCD) tahun 2019 yang berpusat di daerah Tembalang, Semarang. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu pagi (21/09) ini dibuka oleh Wakil Direktur (Wadir) III bidang Kemahasiswaan Polines, Adhy Purnomo. Kegiatan ini turut melibatkan Lembaga Sosial Greeanpeace dan panitia pusat dari World Clean-Up Day Kota Semarang.

Dwita Kharisma selaku Menteri Sosmas BEM Polines menerangkan bahwa WCD merupakan acara tahunan yang diselenggarakan serentak di 157 negara sejak tahun 2014 lalu. Polines sendiri telah dua kali melakukan perayaan WCD sejak tahun lalu. Meskipun begitu, terdapat perbedaan yang cukup signifikan dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2018, WCD diadakan oleh BEM Undip, dan Polines hanya ikut bergabung saja. “Tahun lalu, yang ngadain dari BEM Undip dan kami BEM Polines hanya menginduk ke mereka,” ungkap Dwita. Selain itu, di tahun lalu BEM Polines juga telah mengajak Ormawa untuk turut berpartisipasi tetapi tidak banyak yang hadir. Hal ini dikarenakan pemberitahuan terkait WCD saat itu terbilang mendadak dan dari pihak BEM Polines sendiri tidak sempat mengadakan Technical Meeting (TM).

Berbeda dengan tahun ini, WCD terpusat di Polines dan berhasil mengikutsertakan dari berbagai pihak seperti Organisasi Mahasiswa (Ormawa), BEM Sosmas Universitas Diponegoro (UNDIP) dan dari International Association Of Student Agriculture And Related Science (ISLC) Undip. Pihak BEM mengatakan bahwa massa yang hadir meningkat dan mereka mengaku jika persiapannya lebih matang. “H-3 kami memberikan surat delegasi ke tiap ormawa dan H-2 kami mengadakan TM, alhamdulillah partisipasi ormawa yang ikut juga meningkat,” tambah Dwita.

Menurut Ahmad Marzuqi selaku ketua pelaksana kegiatan World Clean-Up Day ini, menjelaskan bahwa lokasi pembersihan lingkungan dibagi menjadi dua yaitu internal dan eksternal Polines. Eksternal sendiri meliputi daerah Taman Tirto Agung, Stadion Undip, dan Waduk Undip. Mengenai pelaksanaannya, Zuqi menjabarkan bahwa peserta yang hadir dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan.

Yang menarik dari WCD tahun ini adalah BEM Polines berkolaborasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Greenpeace yang berperan untuk mengedukasi tentang “Brand Audit”. Ainun Najib, salah satu anggota Greenpeace Semarang menuturkan bahwa Brand Audit adalah cara untuk mengidentifikasi dan mendata sampah (utamanya sampah plastik) dengan menggunakan form brand audit yang kemudian hasilnya didiskusikan. Sehingga dapat diketahui, data perusahaan dengan brand tertentu telah menjadi penyumbang sampah plastik terbanyak. Namun diakui, pengisian form ini tidak mudah. “Temen-temen agak kesusahan untuk brand audit karena agak ribet dan menyita waktu,” jelas Zuqi.

Membahas soal kendala, Zuqi mengungkapkan jika kegiatan WCD ini bertabrakan dengan agenda Ormawa lain. Sehingga banyak yang tidak bisa hadir dari perwakilan delegasi Ormawa. Ia juga menambahkan bahwa acara ini telah berjalan sesuai rencana, tetapi ada yang kurang sesuai dengan ekspektasi. “Tingkat keberhasilan acara 75%. Untuk massa yang dari eksternal masih kurang, sedangkan kondisi sampah yang ada lumayan banyak,” tutur Zuqi.

Sayyidah Ghaisani  selaku perwakilan dari ISLC Undip mengaku ia merasa senang dapat ikut berpartisipasi dalam acara ini. “Perasaan saya sih seneng banget  apalagi kita di sini bekerja sama untuk mencintai lingkungan saat hari World Clean-Up Day,” ungkap Sayyidah.

Dwita Kharisma berharap supaya mahasiswa dapat menyadari jika lingkungan sekitar membutuhkan mereka dan perlu untuk dirawat. “Harus peka terhadap lingkungan,” jelas Dwita. Zuqi menambahkan jika nantinya akan ada imbauan untuk mengurangi sampah plastik. “Rencana nanti ada, tinggal nanti release-nya aja,” tambah Zuqi. (Wahyu)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai