Majalah Dimensi Edisi Digital

Sistem Katering Baru, Lebih Mudahkah?

KONSEP

Yuslam Bey Al Ikhlash, Komunitas Seni Polines

Aku kurang suka dengan sistem yang baru. Walaupun dalam pembagiannya, jika udah full kuota bisa dioper, kita ngerasa kurang aktif. Bahkan kita pun tidak boleh promosi. Kita cuman bikin brosur, lalu di uploud sama BEM. Jadinya kita kurang membaur ke maba. Kalau sistemnya kayak gitu, UKM akan kalah dengan HMJ. Logikanya maba masuk langsung masuk grup HMJ. Meratanya pas mepet-mepet gini karena dioper-oper.

 

KSR

Pujo Herlambang, Korps Sukarela

Aku lebih setuju dengan sistem katering yang sekarang. Karena lebih adil dan semua ormawa bisa terlibat. Jadi semua ormawa gak capek-capek promosi dan tidak banyak terlibat di katering. Kita lebih banyak terbantu. Jadi lebih mending sekarang dan sudah merata.

 

Dania Almas Ghaisani KOPMA

Dania Almas Ghaisani, Koperasi Mahasiswa

Sistem katering yang  baru sudah merata. Tidak memberatkan ormawa juga. Kita juga bisa ngontrol yang pesen katering. Hanya saja, mabanya masih bingung mengenai kuitansi. Lalu, sosialisasi ke maba  juga kurang. Jadi mungkin bisa lebih disosialisasikan supaya tidak membingungkan maba.

 

aminullah ibrahim HMM

Aminullah Ibrahim, Himpunanan Mahasiswa Mesin

Banyak kendala untuk katering tahun ini. Pembagiannya kurang merata karena banyak mahasiswa yang kurang mengetahui sehingga masuk ke HMJ bukan UKM, walaupun nanti jika lebih dialokasikan ke UKM yang kosong. Kita mau koordinasi ke UKM, tapi kurang koordinasi pada ormawa. Dari pihak panitia, kalau memang mewajibkan, mohon lebih bisa dikontrol lagi, tidak malah kita yang mengontrol sendiri. Tapi ada tindak lanjut dari mereka.

 

HME

Ardiyanto Hadi, Himpunan Mahasiswa Elektro

Sistem katering baru sebetulnya sudah baik namun karena kurang dipersiapkan dengan matang, ketika ditengah-tengah sistem berjalan ada gangguan yang membuat ketika pemesanan melebihi batas maksimal, masih bisa pesan sehingga membuat pesanan lebih. Lalu ketika  maba yang di hubungi slow respon, itu yang membuat bingung tiap ormawa.

 

Telah diterbitkan pada buletin cetak edisi pra-LDK.

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *