Majalah Dimensi Edisi Digital

Perubahan Teknis LDK untuk Mahasiswa Baru Polines Angkatan 2017/2018

Polines – DIMENSI (23/02) , Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) yang menjadi kegiatan terprogram Politeknik Negeri Semarang (Polines) untuk Mahasiswa Baru (maba) akan mengalami perubahan di tahun ajaran baru yaitu 2017/2018. Perubahan kali ini terletak pada lokasi pelaksanaan LDK yang akan berlangsung di Resimen Indok Kodam (RINDAM) TNI Diponegoro Magelang, serta perubahan waktu yang pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan selama 3 sampai 5 hari, kini akan dilaksanakan selama 3 hari dan menginap.

Dwi Arifin, selaku Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) berpendapat, “LDK Polines memang dulunya diadakan di Magelang sebelum pada akhirnya dilaksanakan di Lapangan Hijau Polines dan justru menghasilkan mahasiswa yang lebih unggul dari segi kedisiplinan dan juga sesuai dengan slogan Polines yaitu tepat aturan, tepat ukuran, dan tepat waktu.”

Dwi Arifin juga mengungkapkan bahwa tujuan dirubahnya sistem LDK untuk tahun ini selain untuk lebih meningkatkan kedisiplinan Mahasiswa Polines juga agar tidak terjadi kejadian seperti LDK tahun lalu yaitu ada oknum yang berniat menjelek-jelekan nama Polines saat LDK berlangsung. “Selain itu LDK yang diadakan selama 3 hari di Magelang juga lebih efektif dan mencegah oknum-oknum yang ingin menjatuhkan nama Polines, mengingat LDK tahun kemarin ada yang menjelek-jelekan nama Polines pada saat pelaksanaan LDK,” pungkas Arifin.

Saat dikonfirmasi mengenai kegiatan ini ke Poniman selaku Wakil Direktur III juga membenarkan bahwa LDK untuk tahun ajaran 2017/2018 akan diadakan diluar internal kampus. “Setelah berdiskusi dengan komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Panglima Kodam IV Diponegoro, maka sudah diputuskan bahwa kegiatan LDK pada tahun ini akan bekerja sama dengan Panglima Kodam IV (Pangdam) Diponegoro yang nanti dilaksanakan selama 3 hari di Rindam TNI Diponegoro Magelang dengan pemberangkatan dengan sistem kloter karena kapasitas di Rindam yang kurang memadahi,” jelas Poniman.

Dwi Arifin juga menambahkan bahwa LDK tahun ini juga memiliki kendala yaitu dari sistem katering yang biasanya disediakan oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa), kini akan di sediakan oleh pihak Rindam sendiri, “Selain akan mengurangi pendapatan Ormawa juga dapat mempengaruhi kedekatan Ormawa dengan Mahasiswa Baru,“ imbuh Arifin.

Hingga saat ini, pihak Resimen Mahasiwa (Menwa) 950 “Pati Geni” Politeknik Negeri Semarang masih enggan untuk berkomentar mengenai kegiatan LDK tahun ini, dihubungi via WhatsApp, Nandika selaku Komandan Menwa mengatakan bahwa “Mohon maaf bukannya tidak berkenan, saya saja belum tahu pastinya seperti apa, takut salah ngomong,” kata Nandika.

Diliput dan ditulis oleh :

Andi , Devan , dan Atmojo – Cakru Magang 2016/2017

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *