Majalah Dimensi Edisi Digital

Kampanye Jurusan sebagai Media Pengenalan Calon Tetap

Salah satu calon tetap Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) sedang menyampaikan visi dan misinya. Dok. Wahyu-Magang

Polines, DIMENSI (19/3) – Komisi Pemilihan Raya (KPR) bersama Panitia Pelaksana Pemira (P3) mengadakan Kampanye Jurusan Akuntansi pada Selasa (19/3) di Kantin Tata Niaga (TN) Politeknik Negeri Semarang. Kampanye di Jurusan Akuntansi merupakan penutup dari acara kampanye yang dilakukan di kelima jurusan. Acara ini bertujuan untuk lebih mengenalkan dan memfasilitasi calon tetap Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) dan pasangan calon tetap Presiden Mahasiswa (Presma) beserta Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) untuk menyampaikan visi dan misinya.

Kampanye merupakan salah satu dari serangkaian acara Pemilihan Raya (Pemira) 2019. Sebelumnya, Pemira telah diawali dengan Grand Opening pada Senin (11/3) lalu. Setelah kampanye, akan diadakan debat kandidat calon tetap BPM serta pasangan calon tetap Presma dan Wapresma pada Kamis (21/3) di Kantin Tata Niaga dan Selasa (26/3) di Kantin Teknik.

Saat ditanya mengenai persiapan kampanye, salah satu calon tetap BPM Jurusan Akuntansi, Suci Nurlayli Alimatu Sholiqah, menyebutkan bahwa dirinya telah selesai memaparkan visi dan misinya sebagai anggota BPM. “Setelah ini saya serahkan sepenuhnya pilihan kepada mahasiswa untuk memilih,” ungkapnya.

Raka Adi, salah satu mahasiswa Jurusan Akuntansi yang sedang berada di Kantin TN untuk sekedar membeli makanan mengatakan bahwa ia tidak bisa mengikuti kegiatan kampanye dikarenakan terbentur jam perkuliahan. “Sebenarnya saya ingin melihat (kampanye), namun terbentur dengan jadwal kuliah saya,” jelasnya.

Dilain sisi, salah satu mahasiswa Jurusan Akuntansi bernama Fahrizal Rifai menilai bahwa pelaksanaan acara kampanye ini sudah efektif dilihat dari persiapannya yang matang. Selanjutnya dia berharap calon-calon yang nantinya terpilih dapat melaksanakan apa yang telah mereka sampaikan melalui kampanye ini. Ia juga menyebutkan sebaiknya kegiatan kampanye tidak hanya melalui kampanye secara langsung, namun juga dapat memanfaatkan media sosial yang ada.

Yudhistira, selaku Ketua KPR menyebutkan pelaksanaan kampanye pada jam istirahat memang sangat terbatas. Namun apabila kegiatan kampanye dilaksanakan pada jam perkuliahan, mahasiswa di jurusan sekitar tidak akan datang. Ia menambahkan, mahasiswa Polines bukannya tidak antusias dalam kegiatan kampanye ini, namun hanya saja waktu yang tidak memungkinkan untuk mereka datang karena adanya jadwal kuliah.

Selain kegiatan kampanye secara langsung, KPR dan P3 telah melalukan sosialisasi melalui ketua kelas serta sosialisasi door to door bagi mahasiswa tingkat I, meskipun kegiatan ini belum sepenuhnya merata di setiap kelas.

(Meutia-Magang)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *