Majalah Dimensi Edisi Digital

Bazar PMW dan KBMI 2018 Telah Dilaksanakan, 19 Stand Ikut Berpartisipasi

Acara expo dan bazar PMW dan KBMI 2018 di Kantin Tata Niaga Polines. Dok. Pribadi

Polines, Dimensi (4/12) – Tahun ini merupakan tahun ke-dua Polines mengadakan kegiatan bazar dan expo Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) dan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI). Dengan mengangkat tema from basic to be expert preneur, Sebanyak 19 stand didirikan dan sekitar 280 kupon telah ikut diundi. Kegiatan dilaksanakan di Kantin Tata Niaga Polines pada hari Senin (3/12), yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB sampai 15.30 WIB.

Mengenai tema yang diusung, Nur Ayu Maria selaku ketua pelaksana pada bazar PMW dan KBMI 2018 menjelaskan bahwa bazar ini sebagai salah satu cara para peserta untuk mempromosikan produk yang telah mereka buat. “Tema ini berarti dari dasar menjadi ahli usaha. Mereka memulai semuanya dari nol dengan menyusun proposal. Kemudian ikut seleksi lalu didanai. Ini merupakan salah satu cara mereka memperkenalkan produk mereka ke masyarakat, terutama mahasiswa,” jelas Ayu.

Selain bertujuan untuk memperkenalkan produk para peserta PMW dan KBMI kepada mahasiswa dan dosen, Ayu juga menambahkan bahwa bazar ini dijadikan sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban para peserta kepada institusi atas pendanaan yang telah diterima.

Walaupun dari pihak panitia merasa kewalahan dalam mempersiapkan acara karena pemberitahuan dari institusi yang mendadak, sebanyak 19 stand berhasil didirikan. Diantaranya 15 stand hasil PMW, 2 stand dari KBMI dan 2 stand umum. Selain itu, sekitar 280 kupon telah ikut diundi yang menandakan bahwa kurang lebih sebanyak 280 mahasiswa telah ikut berpartisipasi acara dengan cara mengunjungi bazar.

Salah satu peserta dalam bazar bernama Sevty dengan usahanya Kaligrafi Arab Gypsum (KARASUM) berpendapat bahwa adanya bazar dapat memberikan peluang bagi para mahasiswa yang berusaha untuk mendapatkan pasar. “Seperti saya yang produknya tidak produk keseharian, dengan adanya bazar ini produk saya bisa dikenal di kalangan Polines,” ungkap Sevty.

Hal sama juga diungkapkan oleh Reza yang mendirikan stand dalam usaha makanan dan minuman yaitu Keket (Chocolat milk tea) bahwa bazar ini sangat menarik. Reza menyampaikan bahwa selain sebagai ajang memperkenalkan produk, kegiatan bazar tersebut dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk mengikuti ajang lomba-lomba kewirausahaan.

Dari adanya bazar ini, Ayu berharap mahasiswa termotivasi untuk berbisnis. “Mereka bisa melihat-lihat bentuk karya-karya yang kreatif dan inovatif. Dari hal itu, semoga bisa memberikan motivasi kepada mahasiswa. Terutama mahasiswa tingkat satu bisa dijadikan contoh untuk mulai mengikuti PMW dan KBMI,” pungkas Ayu selaku ketua pelaksana.

(Farida, Chilly)

Advertisements

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *