Ekspresi Seni, Hiburan Ditengah Kepenatan Perkuliahan

Penari dalam acara Ekspresi Seni sedang menari tari tradisional Gambang pada Selasa (19/12) di Kantin Tata Niaga Polines. Dok. Arizal

Polines, DIMENSI (21/12) – Pada tahun ini UKM KonSeP menyelenggarakan kembali acara Ekspresi Seni dengan mengusung tema “Zona Nyaman”. Acara yang berlangsung pada Selasa (19/12)dan dimulai dari pukul 18.30 WIB di Kantin Tata Niaga Polines itu selain bertujuan untuk mengapresiasi bakat dan minat mahasiswa Polines, juga sarana hiburan ditengah kepenatan perkuliahan sehari-hari.

“Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa Polines sebagai hiburan dan untuk menghilangkan penat selama mengikuti kegiatan perkuliahan,” ungkap Dzaky selaku ketua pelaksana acara.

Dalam acara Ekspresi Seni, UKM KonSeP menonjolkan bakat dan minat seni dari mahasiswa tingkat satu. Yaitu dengan menampilkan beberapa sub seni yang dikemas dalam sebuah pertunjukkan. Beberapa sub seni yang ditampilkan antara lain seni rupa, paduan suara, tari, dan teater.

Perbedaan acara tahun ini dengan tahun sebelumnya yakni dari konsep acara. Penyajiannya dikemas dari awal hingga akhir acara dengan pertunjukan kolaborasi dari beberapa sub seni.

Selain dilihat dari konsepnya, nama Ekspresi Seni juga merupakan nama baru yang di usung pada tahun ini. Alasan pemberian nama Ekspresi Seni yakni sebagai ajang untuk mengekspresikan seni-seni mahasiswa Polines. “Event ini memiliki nama masing-masing disetiap tahun. Mulai dari Guyub Ormawa yang bekerjasama dengan BEM dimasa itu. Kemudian berubah menjadi Pentas Kampus karena kegiatan ini diselenggarakan dikampus. Diubah lagi dengan nama Part Of KonSeP, sedangkan untuk tahun ini diberi nama Ekspresi Seni,” ujar Dzaky.

Persiapan acara ini dimulai dari September hingga Desember. Salah satu pemain dalam sub Teater bernama Clarisa mengatakan bahwa dia membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk berlatih. “Kalau kesulitan hanya membagi waktu dan merasa lelah,” ungkap Clarisa. Hal senada juga di ungkapkan oleh Maulida salah satu pemain yang tergabung dalam sub teater mengatakan bahwa dirinya kesulitan dalam membagi waktu antara belajar dan latihan.

Diakhir pertunjukan, salah seorang penonton bernama Andrea Devani menyatakan bahwa acara Ekspresi Seni tahun ini sudah bagus untuk menyalurkan seni dan bakat mahasiswa Polines. “Acara sudah bagus sebagai hiburan bagi mahasiswa Polines. Namun harus lebih ontime, sehingga penonton tidak harus menunggu,” ujarnya.

Hevida Resta yang merupakan salah seorang penonton juga menyarankan agar tempat pertunjukkan lebih luas, sehingga semua penonton dapat menikmati pertunjukkan dengan nyaman. (Farida, Saputri, Hanif-magang)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *