Majalah Dimensi Edisi Digital

Kategori sastra

2

Kopi

Oleh : Danganan Ghaluh   “Sudah gelas ke berapa ini, Kak?” sapanya sembari duduk di depanku memasang tampang cemberut. “Gelas pertama. Sekaligus gelas ke sekian kalinya yang kulupakan.” “Ah, jawabanmu selalu membingungkan, Kak. Kenapa...

0

Secuil Asa

Aku terasingkan Terpenjara dalam kesendirian Terselimuti kelamnya kehidupan Tergores derita luka kesalahan Dari deretan kelalaian Aku terabaikan Terjebak dalam kebungkaman Tak sanggup menahan Suara-suara nyaring cemoohan Dari lalu lalang raga berjalan Tubuh yang kian...

Harap Suara dalam Keironisan 0

Harap Suara dalam Keironisan

Keacuhan pada apa yang seharusnya diacuh Tuju akhir tahap ialah hasil Terbentuklah yang mengefek pada pijak panjang Regulasi kinerja pula opini tentangnya Bermula kala hati nurani lawan apa yang termaksud   Bak memancing di...

0

Langkahku

Meniti langkah demi langkah dengan tekad Lalui sekon demi sekon disini Di pijak sedikit asing mulanya Ialah dalam perantauanku Merindukan di tengah kehangatan keluarga Menguntai masa yang kulalui sebelum kini Kala tak perlu seperti...

0

Tol Kenangan Umi

Seluruh helai rambutnya putih. Bahkan alisnya bisa terhitung berapa helai bulu-bulunya yang hitam. Namun kulit sekitar matanya yang mengkerut sedikit tertutupi oleh kacamatanya. Mata teduhnya, hidung mancungnya, kulit beningnya, tubuh tingginya, tak dapat terelakkan...

0

Teror

Oleh: Danganan Galuh Malam itu aku pulang terlambat. Berjalan dengan jaket tebal penuh bulu. Menyusuri gedung-gedung tua yang akan roboh. Mereka sekarat pikirku. Bahkan lampu serta kelap-kelipnya tak mau menyapaku dalam gelap. Hanya lampu...

Teruntuk Pahlawanku 0

Teruntuk Pahlawanku

Karya Hanifah Sejak balita hingga ku kini Tiada lelah kau rawat serta bimbingku Meski hadir peluh tangis lelahmu karenaku Pengorbananmu tiada tandingan apapun Rasa sayangmu tiada mampu kubalas Doa dalam tangismu untuk kebahagiaanku Sungguh...

1

Macan Senja

Alun-alun simpang tujuh luber dengan ratusan manusia. Dari pojok alun-alun, mataku seolah awas pada semua penjuru. Melihati para manusia yang menunjukkan raut bahagia mengayuh pedal sepeda dengan teman-temannya. Melirik seorang lelaki yang bersendau gurau...

Mandirilah Sebelum di Mandirikan 0

Mandirilah Sebelum di Mandirikan

“Mandirilah sebelum engkau dimandirikan” Nasehat itu terus menggema dalam benakku, tiap kali ku fikirkan cita-citaku. Aku ingin terbang melintasi jagad raya, menembus jutaan cahaya, hingga akhirnya aku dapat melihat puluhan planet dan bebatuan angkasa....

Jarik Ibu yang Terjual 1

Jarik Ibu yang Terjual

Matahari siang sudah beranjak turun dari batas tertingginya, suasana sore hari yang cerah mulai nampak melingkupi hati siapapun yang merasakannya. Tapi tidak untuk suasana seorang gadis manis  berusia 18 tahun ini. Suasana cerah sore...